Breaking News
- NewsKKN Unkhair Gelar Fun Trash Kampanyekan Pola Hidup Sehat
- Guru MenulisMengapa Anak Perlu Teman?
- FokusLewat Karate, Dr Septri Go Global
- HeadlineITS Luncurkan Desain Baru Mobil Formula Sapuangin untuk SAE Japan
- NewsDWP UIN Syekh Wasil Kediri Gelar Senam Sehat
- HeadlineBEM FF UMP Skrining Hemoglobin di Desa Kalisalak
- NewsPNM dan JICA Jajaki Kolaborasi Perkerataapian
- Kabar Sekolah251 Siswa SMAN 8 Yogyakarta Digembleng Bela Negara
- BudayaKKN USK Rawat Tradisi Rapai Kaoy
- HeadlineKolaborasi Riset IPB Teliti Efektivitas AWD dan Biochar
Jangan Abaikan Gejala Berkurangnya Pendengaran
Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – “Mbak, kenapa ya ibuku lebih cepat pikun? Padahal usianya belum tua-tua amat,” begitu curhat seorang teman. “Bagaimana bisa kau menyimpulkan itu?” saya balik tanya. “Dulu ibuku pernah sakit, dan dirawat dengan obat selama sampai dua kali tiga bulan. Sakitnya sembuh, tapi pendengarannya berkurang. Terus, lama-lama jadi telat mikir.” “Oh,
Read More

