Breaking News
- HeadlinePolinema Kembangkan Alat Deteksi Risiko Maloklusi pada Anak
- FokusMenari dengan Sebelah Mata
- HeadlineTim Unesa Bantu Pemulihan Psikososial Korban Gempa NTT
- FokusMenari Sambil Melawan Keraguan
- Guru MenulisSalah Satu Pain Killer Mujarab itu Menggenggam Tangan Pasangan
- NewsFIB Unkhair Gandeng BPVP Ternate
- WisataUNP Aktifkan Kembali Kampung Wisata Tapian Tabiang Barasok
- News661 Mahasiswa UIN Antasari Mengabdi ke Kawasan Terpencil Meratus
- NewsUIN Gus Dur dan Imigrasi Pemalang Jajaki Kolaborasi Layanan bagi WNA
- NewsBPKJ Undip Tanam 5.000 Bibit Nanas Madu di Lahan Pesisir
Pakan Fungsional, Turunkan Tingkat Kematian Cempe
mepnews.id – Jumlah kelahiran anak kambing (cempe) di Indonesia cukup tinggi, namun tingkat kematiannya mencapai 25%. Sisanya 75% ibarat hidup segan mati tak mau. Padahal, cempe bisa dimanfaatkan sebagai bakal hewan sembelihan atau menjadi induk sehat yang dapat melahirkan banyak anak. Dr Ir Ahmad Wahyudi MKes IPU, dosen Program Studi Peternakan, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM),
Read More

