Breaking News
- HeadlineMahasiswa UGM Raih 9 Medali di Kejuaraan Internasional Karate di Malaysia
- BudayaEstafet Tubuh Menari untuk World Dance Day 2026
- NewsUmpo Tuan Rumah Rakernas AIPPTM
- NewsAyam Kokok Balenggek Sumber Daya Genetik dan Identitas Budaya Minang
- HeadlineUSK Angkat Seni Nandong Smong Jadi Media Edukasi Bencana
- NewsUMM Open Karate Championship Sediakan Hadiah dan Golden Ticket
- NewsPolibatam Tuan Ruman FGD Smart Street Lighting
- NewsSatgas PPKPT Umsida Ikuti Pelatihan PFA
- HeadlineFK Unair-RSUD Dr Soetomo Beri Pelatihan BLS di Maroko
- HeadlineBlue Foods Kunci Ketahanan Pangan RI
IQ Tinggi Saja Tidak Cukup
Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – Ada yang menghentak hati saya saat membaca artikel tentang orang jenius ber-IQ tinggi tapi gagal hidup dan bahkan jadi penjahat. Satu contoh kasus, NL. Orang Amerika kelahiran 19 November 1904 di Chicago dari keturunan imigran Yahudi-Jerman kaya konon memiliki IQ 200 dan fasih berbicara sembilan bahasa. Bukannya menggunakan kecerdasan
Read More

