Breaking News
- Guru MenulisAnak Pemarah Gak Bakal Jadi Orang Sukses?
- NewsUNP Bugar, Bukan Sekadar Senam Bersama
- HeadlineUnram dan Pemkot Bima Kerja Sama Penguatan SDM Kesehatan
- NewsMahasiswa UNY Gagas ‘Sekolah Tanpa Bullying’
- NewsProdi Ikom Umpo Gelar Workshop Film Dokumenter dan Fiksi
- FokusJago Strategi, Dio Lutvi Jadi Google Student Ambassador
- Kabar SekolahSantri Baitul Arqam Berlatih Bahasa Inggris di Unmuha
- HeadlineUncen Gandeng PT AM Jayapura Produksi AMDK
- NewsKP2KP Nunukan Gelar Sosialisasi Coretax di PNN
- NewsPohon Tumbang Timpa Kabel PLN di Unkhair
IQ Tinggi Saja Tidak Cukup
Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – Ada yang menghentak hati saya saat membaca artikel tentang orang jenius ber-IQ tinggi tapi gagal hidup dan bahkan jadi penjahat. Satu contoh kasus, NL. Orang Amerika kelahiran 19 November 1904 di Chicago dari keturunan imigran Yahudi-Jerman kaya konon memiliki IQ 200 dan fasih berbicara sembilan bahasa. Bukannya menggunakan kecerdasan
Read More

