Kenali Gejala Low Mood dan Upaya Mengatasinya

Oleh: Esti D. Purwitasari SPsi MM

mepnews.idLow mood alias suasana hati yang sedang rendah adalah salah satu keadaan emosional dari seseorang.

Kondisi ini ditandai dengan kesedihan, kecemasan, rendah diri, kelelahan, dan frustrasi. Dalam bentuk biasa, mungkin tidak masalah. Jika rendahnya sudah parah, ini bisa menjadi masalah berkelanjutan yang memengaruhi kehidupan sehari-hari. Biasanya disebut depresi.

Anda mungkin mulai mengalami low mood  jika menunjukkan gejala-gejala berikut ini;

  • Merasa tiba-tiba sedih atau ingin menangis
  • Merasa buruk tentang diri sendiri
  • Merasa pikiran kosong
  • Sedikit minat atau kesenangan dalam melakukan sesuatu
  • Ingin mengisolasi diri dari orang-orang sekitar
  • Sulit tidur
  • Terlalu banyak tidur
  • Merasa lelah dan kurang tenaga
  • Merasa jengkel atau gelisah
  • Sulit konsentrasi atau berpikir jernih
  • Merasa tidak nafsu makan
  • Makan berlebihan
  • Bergerak atau berbicara lebih lambat dari biasanya

Sementara, gejala utama low mood parah antara lain merasa putus asa. Seolah-olah ada rasa ketakutan menghadapi hidup dan merasa tidak ada yang dapat membantu mengatasi hal itu. Seringkali perasaan putus asa ini yang kemudian mengarah pada pikiran untuk menyakiti diri sendiri.

Apa yang memicu low mood? Banyak sekali ragamnya, dan kondisinya sangat individual. Artinya, penyebab yang sama punya pengaruh berbeda pada individu yang berbeda. Saat ditinggal kekasih, misalnya, Si A tenang-tenang saja tapi Si B bisa merasa ingin terjun ke sungai.

Low mood umumnya disebabkan oleh faktor eksternal yang jelas. Misalnya, kehilangan orang yang sangat dicintai, menderita penyakit, tekanan dari kondidi sekolah, universitas, atau bahkan pekerjaan. Namun, orang kadang juga bisa mengalami low mood tanpa adanya penyebab yang jelas.

Kabar baiknya, ada banyak cara untuk mengatasi low mood. Mulai dari terapi perilaku kognitif dan mengonsumsi obat antidepresan, hingga sekadar melakukan lebih banyak olahraga. Yang penting adalah jangan memikul sendiri beban masalah. Beri tahu orang lain, dan minta bantuan.

Psikiater atau psikolog dapat memberi nasihat praktis tentang cara mengatasi suasana hati yang buruk. Jika perlu, mereka dapat meresepkan obat dan memberi konseling.

Pendeknya, jika low mood mulai memicu pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau mengakhiri hidup, maka harus cari bantuan profesional sesegera mungkin. Kalau belum terlalu parah, hubungi teman atau orang terkasih untuk curhat perasaan.

 

 

 

Facebook Comments

Comments are closed.