mepnews.id – Politeknik Negeri Jember (Polije) meluncurkan Teaching Factory (Tefa) Auto Hub; unit pelayanan dan pembelajaran di bidang perawatan serta perbaikan kendaraan listrik dan konvensional.
Dikabarkan situs resmi polije.ac.id, soft launching digelar 11 Juni 2023 dihadiri sivitas akademika Polije.
Direktur Saiful Anwar STP MP menjelaskan Tefa Auto Hub adalah langkah strategis Polije dalam menjawab tantangan dunia otomotif yang mengarah ke teknologi ramah lingkungan.
Tefa Auto Hub menyediakan layanan servis dan reparasi untuk sepeda motor roda dua serta mobil roda empat, mencakup kendaraan berbahan bakar listrik maupun konvensional. Fasilitas ini tidak hanya menjadi pusat layanan teknis, tetapi juga sarana praktik bagi mahasiswa, khususnya yang menekuni bidang energi terbarukan (renewable energy).
“Tefa Auto Hub juga dirancang sebagai wadah pembelajaran praktis bagi mahasiswa. Dengan demikian, mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan melalui pengalaman langsung di bengkel, sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat dalam layanan otomotif modern,” kata Saiful.
Nurul Zainal Fanani SST MT, Manajer Tefa Auto Hub, menyampaikan layanan yang tersedia dalam tahap awal masih untuk kalangan internal Polije. “Dalam soft launching Tefa Auto Hub ini, layanan sementara difokuskan untuk mahasiswa, dosen, dan karyawan. Nanti, saat fase grand opening, layanan dibuka luas untuk masyarakat umum.”
Selain layanan servis dan penjualan suku cadang (part), Tefa Auto Hub juga akan dikembangkan sebagai pusat pelatihan konversi kendaraan dari konvensional ke listrik, serta pelatihan pemeliharaan kendaraan listrik. Inisiatif ini bagian dari upaya Polije dalam meningkatkan kompetensi teknis di tengah transisi menuju energi bersih.
Dalam waktu dekat, Polije juga membangun fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan teknologi fast charging DC untuk kendaraan roda empat. SPKLU ini menggunakan sistem pembelian token dan mendukung kebutuhan pengisian daya cepat bagi mobil listrik.
“Untuk kendaraan roda dua, Auto Hub menyediakan pengisian daya gratis yang bersumber dari panel surya. Ini wujud komitmen pemanfaatan energi terbarukan,” imbuhnya.
Titik pengisian daya untuk kendaraan roda dua ditempatkan di area luar bengkel, memungkinkan pengguna yang kehabisan baterai di jalan untuk mengisi daya secara gratis.
Dengan berbagai inovasi, Tefa Auto Hub diharapkan dapat menjadi model Tefa unggulan di bidang otomotif hijau, menggabungkan pendidikan vokasi, pelayanan publik, serta dukungan terhadap agenda energi terbarukan. (hnf)


