mepnews.id – Sepuluh mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) mengikuti Lomba Gerak Jalan Napak Tilas 2025 memperingati Hari Jadi Ke-284 Kabupaten Wonogiri. Gerak jalan yang pesertanya harus berbusana tradisional itu dilepas Wakil Bupati Imron Rizkyarno SH di Lapangan Desa Pule, Kecamatan Selogiri.
Peserta menempuh jarak 9 km melewati pos masing-masing di Batu Gilang Nglaroh, Sendang Siwani dan Waduk Tandon di Krisak, Desa Singodutan. Rute ini melalui beberapa petilasan Raden Mas Said atau Pangeran Sambernyawa yang bernilai sejarah.
Di Pos Sendang Siwani, grup dengan nomor ganjil menampilkan yel-yel tim. Suasana sangat semarak karena penampilan grup peserta lomba sangat menyita perhatian anak-anak sekolah yang menonton di depan sendang. Banyak warga yang menyediakan minuman dan aneka camilan gratis di berbagai titik.
Perjalanan berlanjut melalui wilayah Krisak di Desa Singodutan. Di Pos Waduk Tandon, peserta dengan nomor urut genap menampilkan yel-yel. Napak tilas itu mengambil finish di Pendopo Kabupaten Wonogiri.
Wakil Ketua III STAIMAS Wonogiri, Sugiyanto SE MSi, mengatakan napak tilas itu bisa membuat mahasiswa dan masyarakat pada umumnya mengingat kembali jasa para pahlawan dan meneladani semangat perjuangan mereka.
Anang Febriansah, mahasiswa STAIMAS yang ikut serta, menyebut kegiatan itu tidak hanya mengenang sejarah tetapi juga menanamkan nilai-nilai perjuangan, semangat kebangsaan, dan rasa cinta tanah air yang lebih kuat dalam diri setiap peserta.
“Saya berharap kegiatan semacam itu bisa terus dilaksanakan rutin, bahkan diperluas cakupannya, agar semakin banyak generasi muda yang ikut serta dan memahami pentingnya sejarah bangsa sebagai pijakan membangun masa depan yang lebih baik,” imbuh Anang.


