Raih Asa, Platform Beasiswa Perguruan Tinggi

mepnews.id – Lima mahasiswa Departemen Manajemen Bisnis (MB) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menginovasikan platform layanan bimbingan dan konsultasi beasiswa dalam negeri. Platform bernama Raih Asa dan berbasis website ini menjadi wadah untuk membantu pelajar Indonesia meraih beasiswa pada jenjang perguruan tinggi.

Anis Aufar Makarim, ketua tim Raih Asa ITS, mengungkapkan ide platform ini Asa muncul karena kendala yang dialami ketika mendaftar beasiswa. “Karena merasa susah, kami jadi sadar butuh mentor dan bimbingan untuk mendaftar beasiswa.”

Platform yang dapat diakses pada raihasa.id ini menyediakan fitur-fitur bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman pengguna mengenai berbagai jenis beasiswa. Juga tersedia program-program bimbingan yang memungkinkan pengguna berhadapan dengan mentor dalam mempersiapkan pendaftaran beasiswa.

Program bimbingan Raih Asa dikemas dengan metode peer to peer mentoring yang memungkinkan pengguna dan mentor memiliki selisih usia tak terlalu jauh atau bahkan sama. “Metode ini membuat bimbingan dan penyampaian informasi berjalan santai tanpa pengguna merasa digurui,” ungkap Karim.

Terdapat dua program bimbingan dalam Raih Asa, yaitu Scholarship Camp dan Booster Series. Perbedaan utamanya adalah waktu pelaksanaannya. Scholarship Camp membutuhkan waktu lama karena program dilaksanakan sebelum pendaftaran beasiswa dibuka. Booster Series membantu kesiapan pengguna saat pendaftaran beasiswa telah dibuka sehingga waktu pelaksanaan relatif cepat.

Program utama Raih Asa, yakni Scholarship Camp, membantu pengguna mendaftar beasiswa dari awal. Pengguna dibantu dalam mempersiapkan dokumen, curriculum vitae (CV), esai, hingga wawancara. Program akan berjalan dalam bentuk kelas bersama pengguna lain hingga bimbingan dan konsultasi personal dengan mentor. Program ini tersedia untuk beasiswa yang sudah dipastikan ada setiap tahunnya.

Booster Series menyediakan konsultasi CV atau daftar riwayat hidup, esai, dan wawancara, namun berjalan tanpa kelas bimbingan. Nantinya CV dan esai yang telah dibuat pengguna mendapat tinjauan dan evaluasi oleh mentor. Latihan wawancara juga diberikan untuk meningkatkan kesiapan pengguna pada situasi wawancara yang sesungguhnya.

Raih Asa menghadirkan fitur penunjang, Info Beasiswa. Fitur ini mampu memberikan informasi dan rekomendasi beasiswa yang tersedia di Indonesia melalui personalisasi data pengguna. “Jadi, pengguna bisa memilah beasiswa dengan cepat dan lebih maksimal untuk mempersiapkan pendaftaran,” ujar Karim.

Melalui inovasi ini, tim Raih Asa ITS berhasil menyabet medali perunggu kategori Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) pada gelaran Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-36 tahun 2023. Gagasan ini mendapat pendanaan sehingga terealisasi dengan terbentuknya laman Raih Asa pada Agustus 2023.

Nama Raih Asa juga menggambarkan tujuan mulia terciptanya platform ini. Karim menjelaskan, pemilihan nama ini sejalan dengan harapan tim supaya masyarakat Indonesia dapat meraih impian dan harapannya melalui beasiswa. “Kami tidak ingin ada lagi alasan untuk tidak berkuliah karena masalah biaya, sebab semua dapat diraih dengan berjuang,” tegasnya. (Ahmad Naufal Ilham)

Facebook Comments

Comments are closed.