mepnews.id – Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) mengembangkan Weiler Smart Security Alarm untuk keamanan sepeda motor. Alat keamanan ini menawarkan konsep canggih mengontrol motor menggunakan gadget, mengganti sistem kunci konvensional jadi keyless, dan teknologi mutakhir lain yang dapat meningkatkan keamanan pengendara.
Dikabarkan situs resmi unmuhjember.ac.id edisi 10 Februari 2024, tim pengembang Weiler terdiri dari Tryo Brillyan Nugraha (Semester 9, Teknik Sipil) sebagai hardware engineer & programmer, Daga Adza Ramdhani (Semester 9, Teknik Sipil) sebagai data annalist & product designer, dan Abidah Wafiyah R. A. (Semester 7, Teknik Informatika) sebagai marketing & product management.

Tiga mahasiswa Unmuh Jember pengembang Weiler Smart Security Alarm.
Konsep dasar Weiler mencakup fitur Register to Go. Pengguna harus melakukan verifikasi dengan menekan tombol unlock sebelum menyalakan kendaraan, untuk memastikan hanya pemilik lah yang memiliki akses.
Selain itu, ada fitur Register on Area yang memungkinkan verifikasi mandiri jika remote control berada dalam jarak 5 meter, untuk meningkatkan keamanan tanpa mengurangi efisiensi.
Keunggulan Weiler terletak pada fitur Auto Lock yang secara otomatis mengunci akses setiap 10 detik setelah pengguna mematikan motor. Fitur ini memberikan perlindungan ekstra terhadap potensi kriminalitas seperti pembegalan atau perampasan motor.
Dengan dipasang modul Weiler pada motor, pengguna dapat mengontrol motor antara lain menyalakan mesin, mengunci, membuka kunci, dan menyalakan lampu hazard, melalui perangkat elektronik seperti cellphone, laptop bahkan dengan remote control bawaan Weiler.
Dalam mendeteksi potensi ancaman, Weiler dilengkapi sensor getaran yang memiliki sensitivitas tinggi. Sensor ini dapat mendeteksi getaran abnormal, seperti ketika stang terkunci pada kasus pencurian. Karena alarm menjadi aktif, kendaraan tidak dapat dinyalakan. Ini memberikan perlindungan maksimal.
“Proses instalasi Weiler dapat dilakukan dengan cepat, terutama pada kendaraan manual. Quick clam mempermudah pemasangan tanpa merusak kabel original kendaraan. Layanan pemasangan gratis juga tersedia di bengkel-bengkel mitra Weiler, memastikan pemasangan profesional,” kata Tryo Brillyan Nugraha.
Meski belum dilengkapi GPS, Weiler memiliki rencana untuk melibatkan fitur pelacakan pada versi selanjutnya. Pengguna dapat mengakses virtual remote melalui internet, memungkinkan akses mudah tanpa batasan sistem operasi.
Weiler juga memiliki rencana berkolaborasi dengan pihak terkait, seperti pihak keamanan dan pemerintah, untuk meningkatkan efektivitas dalam memerangi kejahatan sepeda motor. Rencana pengembangan fitur tambahan juga terus dipertimbangkan sesuai kebutuhan dan permintaan pasar.
Proses pengembangan Weiler melibatkan tiga bulan tahap riset dan lebih dari delapan bulan uji coba pada sepeda motor. Respon positif masyarakat selama tahap pengujian menunjukkan Weiler memiliki potensi besar.


