AICOM; Aplikasi Pengukuran Karang Berbasis AI

mepnews.id – Universitas Syiah Kuala (USK) meluncurkan aplikasi berbasis Artificial Intelligence/AI (kecerdasan buatan) untuk mengukur pertumbuhan fragmen transplantasi karang dan persentase tutupan karang. Aplikasi bernama AICOM (AI Coral Monitoring) ini diluncurkan di Aula TDMRC USK, 23 November 2023.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemitraan, dan Bisnis USK, Prof Dr Ir Taufiq S. MEng IPU, mengatakan aplikasi ini lahir berkat kerjasama antara Pusat Riset Ilmu Kelautan dan Perikanan (PRKP) USK dengan Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Inovasi AICOM merupakan solusi untuk penilaian secara cepat tingkat pertumbuhan dan persentase tutupan karang. Aplikasi ini dapat memberikan lebih dari 50% efisiensi kegiatan penilaian ekosistem dan tingkat pertumbuhan karang transplantasi,” kata Prof Taufiq, lewat situs resmi usk.ac.id.

Lalu, ia mengucapkan selamat pada tim AICOM PRKP USK yakni Prof Dr Nur Fadli SPi MSc, Haekal Azief Haridhi SKel MSc Ph.D, Maria Ulfah SKel MSi, Dr Yudi Haditiar SKel yang juga dosen di Fakultas Kelautan dan Perikanan USK, dan Husaini MSc dosen Prodi Informatika FMIPA USK, serta Dr Kahlil Muchtar ST MEng dosen Prodi Teknik Komputer FT USK.

“Ini menjadi inovasi strategis mengingat luasnya kawasan terumbu karang di perairan Indonesia,” tuturnya.

Prof. Taufiq berharap PRKP USK di bawah binaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USK dapat terus berbenah dan berkembang untuk menjadi salah satu Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUI-PT) pada bidang kelautan dan perikanan di Indonesia. USK sedang dipacu menuju World Class University, serta meningkatan impact pada Sustainable Development Goal (SDGs), yang salah satunya SDG 14 yaitu Life Below Water.

Kegiatan peluncuran AICOM juga dihadiri Dr Kusdiantoro SPi M.Sc, Sekretaris Ditjen Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, yang memberikan Keynote Speech dengan topik: kebijakan kelautan dan pengelolaan ruang laut berbasis ekonomi biru.

Setelah peluncuran, acara dilanjutkan dengan diskusi panel dengan dua narasumber lainnya, yaitu Fajar Kurniawan ST MAP Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut dan Prof Dr Nur Fadli SPi MSc Ketua Tim Kedaireka Matching Fund PRKP USK.

Kegiatan ini dihadiri lebih dari 50 tamu yang merupakan stakeholder di bidang kelautan dan penggiat terumbu karang di Aceh. Pengembangan aplikasi AICOM ini didanai Kemdikbud Ristek melalui Dana Padanan atau Matching Fund Kedaireka tahun 2023. Pengembangan aplikasi AICOM juga didukung Pusong Diving Club (PDC), Ocean Diving Club USK (ODC), Bappeda Abdya dan DKP Abdya.

Facebook Comments

Comments are closed.