mepnews.id – Mahasiswa Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) Kelompok 19, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang, memasang lampu penerangan berbasis panel surya di Dusun Sanding, Desa Buniara, Subang, pada 31 Oktober 2026.
Diukabarkan situs resmi upi.edu, masyarakat butuh penerangan memadai di lingkungan desa, khususnya pada jalan dan fasilitas umum yang masih minim cahaya saat malam. Keterbatasan penerangan dapat mengurangi rasa aman dan kenyamanan warga ketika beraktivitas di luar rumah malam hari.
Menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa P2MB Kelompok 19 merancang program kerja Buntera (Buniara Terang). Program ini memanfaatkan matahari sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Lampu tenaga surya dipilih karena tidak bergantung pada jaringan listrik dan tidak menambah beban biaya listrik bagi warga.
Program Buntera disusun berdasarkan hasil observasi dan diskusi bersama pemerintah desa serta masyarakat mengenai titik-titik yang membutuhkan penerangan. “Kami melihat ada area di Dusun Sanding yang gelap. Kami memilih lampu tenaga surya supaya penerangan bisa dinikmati warga tanpa membebani biaya listrik dan tetap ramah lingkungan,” ujar perwakilan kelompok.
Pemerintah desa dan masyarakat Sanding menyambut inisiatif mahasiswa UPI tersebut. Lampu penerangan tenaga surya dinilai memberikan manfaat langsung yang dapat dirasakan warga.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan adik-adik mahasiswa. Dengan adanya lampu ini, jalan di sekitar dusun jadi lebih terang dan kami merasa lebih aman saat keluar malam hari,” tutur seorang perwakilan warga desa.
Ke depan, mahasiswa berharap lampu penerangan tenaga surya yang sudah dipasang dapat dirawat bersama oleh warga dan pemerintah desa agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.



POST A COMMENT.