mepnews.id – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) menyelenggarakan kegiatan Jejak Rimbun yakni bersih-bersih sampah dan penanaman tanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan pesisir.
Kegiatan dilaksanakan di Hutan Mangrove Wonorejo, Surabaya, pada 25 Oktober 2026, diikuti 70 peserta. Syakina, ketua pelaksana, menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya di daerah pesisir yang rawan tercemar sampah.
“Tanaman mangrove dapat membantu menyaring sampah dari sungai-sungai. Jadi sampahnya ketahan sama pohon mangrove, sehingga tidak menyebar ke mana-mana,” ujarnya.
Peserta bersama-sama membersihkan sampah yang tertahan tanaman mangrove. Selanjutnya, peserta melakukan penanaman di lokasi yang sudah ditetapkan.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat semakin mengenal fungsi mangrove dalam menjaga lingkungan pesisir. “Jadi, masyarakat bisa membantu menanam mangrove agar sampah berkurang dan wilayah terhindar dari banjir,” kata Syakina.
Nabila, salah satu peserta, mengaku kegiatan itu menjadi pengalaman pertamanya menanam mangrove. Kegiatan ini berkesan baginya karena memberikan kesempatan mempelajari proses penanaman secara langsung sekaligus berinteraksi dengan peserta lainnya.
Nabila juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui aksi bersih-bersih sampah. Banyaknya sampah di kawasan mangrove menjadi pengingat bahwa kebiasaan membuang sampah sembarangan masih perlu mendapat perhatian.
“Harapannya, kegiatan ini bisa membentuk kesadaran diri. Setelah melihat langsung banyaknya sampah di sana, kita jadi semakin sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan,” tuturnya.(Damar)



POST A COMMENT.