I.League Goes to Umpar

mepnews.id – Industri sepak bola Indonesia tidak hanya butuh pemain dan pelatih, tetapi juga tenaga profesional berbagai bidang keilmuan. Dari media, analisis data, hingga manajemen operasional. Hal tersebut menjadi salah satu bahasan dalam kegiatan I.League Goes to Campus di Auditorium Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar), Kamis 22 Oktober 2026.

Dikabarkan situs resmi umpar.ac.id, kegiatan ini bertujuan mengenalkan perkembangan industri sepak bola Indonesia kepada mahasiswa, khususnya Generasi Z (Gen Z), sekaligus membuka wawasan mengenai peluang karier yang dapat ditekuni setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

Hanif Marjuni, manajer Corporate Share Value (CSV) I.League, mengatakan sepak bola telah berkembang menjadi industri yang melibatkan banyak profesi dan sektor pendukung. “Artinya, banyak profesi yang bisa digeluti mahasiswa selulus kuliah. Ini yang kurang dilihat. Jadi, kami memberikan penjelasan.”

Menurut dia, penyelenggaraan kompetisi sepak bola di Indonesia melibatkan berbagai sektor, seperti transportasi, perhotelan, konsumsi, keamanan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sponsor, hingga media. Kondisi ini membuat industri sepak bola butuh tenaga profesional dengan latar belakang pendidikan beragam.

Selain menghadirkan perspektif industri, kegiatan ini juga menghadirkan Sekretaris Tim PSM Makassar, Syahrir Nawir Nur. Dalam pemaparannya, Syahrir memberikan gambaran seseorang tetap dapat berkarier di dunia sepak bola meskipun tidak memiliki kemampuan bermain secara profesional.

Pengalamannya sebagai Sekretaris Tim PSM menjadi contoh bahwa industri sepak bola menyediakan ruang bagi individu dengan kemampuan administrasi, koordinasi, komunikasi, dan manajemen tim. Hal ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa melihat sepak bola dari perspektif lebih luas.

Direktur Sekolah Pascasarjana Umpar, Dr Nasrullah A. SPd MPd., yang aktif dalam dunia sepak bola, memberikan perspektif akademis. Akademisi dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghubungkan dunia pendidikan tinggi dengan perkembangan industri olahraga, termasuk kebutuhan kompetensi sumber daya manusia.

Kegiatan dihadiri Wakil Rektor III Dr Ir H Hakzah ST MT yang menyampaikan sambutan. Sejumlah mahasiswa, dosen, dan staf Umpar juga mengikuti kegiatan. Diskusi dipandu Kepala Biro Kemahasiswaan, Ali Wira Rahman, SPd MPd, selaku moderator.

Melalui I.League Goes to Campus, mahasiswa diperkenalkan pada berbagai profesi yang dapat menjadi pilihan karier setelah lulus, di antaranya media officer, analis data, pengelola operasional, administrasi klub, serta bidang lain yang mendukung penyelenggaraan kompetisi sepak bola.

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan perkembangan industrialisasi sepak bola Indonesia kepada generasi muda agar dapat melihat peluang karier berdasarkan minat, kompetensi, dan latar belakang pendidikan masing-masing.

Pada akhir kegiatan, I.League mengadakan permainan dan kuis interaktif. Sesi ini menjadi penutup kegiatan sekaligus memberikan suasana lebih menarik bagi mahasiswa dalam mengikuti rangkaian acara.

Facebook Comments

POST A COMMENT.