Tim Undana Olah Kacang Nasi Merah Jadi Substitusi Tapioka Bakso dan Nugget

mepnews.id – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Peternakan, Universitas Nusa Cendana (Undana), meluncurkan inovasi pemanfaatan komoditas lokal berupa pengolahan kacang nasi merah menjadi tepung substitusi pembuatan bakso dan nugget. Program ini dilaksanakan di Desa Ekateta, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, 3 Oktober 2026.

Tim PkM Undana ini diketuai Dewi Elfrida Sihombing MSi beranggotakan Prof Dr Ir Gemini E. M. Malelak MAgrSt, Dr Ir Bastari Sabtu MP, I Kadek Yoga Kertiyasa SPt MPt, Fransiskus Yulius Dhewa Kadju SPt MPt, serta Ir Heri Armadianto MSi. Kegiatan ini menyasar kaum perempuan dan keluarga peternak untuk mengoptimalkan potensi komoditas pangan lokal.

Dikabarkan situs resmi undana.ac.id edisi 21 Oktober, inovasi ini mendiversifikasi olahan daging, menaikkan nilai ekonomi bahan pangan mentah, serta membekali kaum perempuan dan keluarga peternak dengan keterampilan produksi skala rumah tangga guna menambah pendapatan ekonomi keluarga.

Desa Ekateta memiliki potensi sumber daya pangan lokal kacang nasi merah dan kacang turi. Namun, pemanfaatannya selama ini sebagai bahan olahan sayur. Melalui pendekatan ilmu pengetahuan, tim Undana mengolah kacang nasi merah menjadi tepung untuk menggantikan sebagian tepung tapioka pada olahan daging.

Pengembangan tepung kacang nasi merah ini dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi keluarga peternak dan kaum perempuan di Desa Ekateta. Tim memberikan pelatihan untuk bekal teknis agar warga mampu merintis usaha pengolahan pangan skala rumah tangga.  Selain pelatihan, tim juga menghibahkan food processor untuk menunjang proses pengolahan bahan pangan secara mandiri dan higienis.

Melalui pendampingan ini, masyarakat diajak lebih kreatif melihat potensi komoditas pangan di lingkungan mereka.Peningkatan keterampilan ini mengubah persepsi warga agar tidak lagi menjual bahan mentah dengan harga murah, melainkan mengolahnya menjadi produk berdaya saing.

Tim PkM Program Studi Peternakan Undana berkomitmen mengawal keberlanjutan program pengolahan pangan berbasis sumber daya lokal ini. Ke depan, inovasi ini ditingkatkan melalui pendampingan standar kualitas produk, pengemasan (packaging), hingga pengenalan akses pasar.(Alk)

Facebook Comments

POST A COMMENT.