UM Perkuat Kompetensi Guru Bahasa Arab melalui Smart AI Tools

mepnews.id -Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan workshop pemberdayaan guru Bahasa Arab melalui penguatan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) berbasis Smart AI Tools. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai II, Gedung D16, Fakultas Sastra, 13 Oktober 2026 pukul 08.00–12.00.

Dikabarkan situs resmi um.ac.id, workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pembelajaran mendalam yang inovatif dan sesuai kebutuhan peserta didik. Workshop berfokus pada penguatan kemampuan guru dalam mengintegrasikan penguasaan materi, strategi pedagogis, dan teknologi digital dalam proses pembelajaran. Melalui pendekatan TPACK, guru diharapkan mampu merancang pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan bermakna sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Kegiatan diikuti guru Bahasa Arab dari berbagai satuan pendidikan di Kota Malang. Antara lain; madrasah ibtidaiyah, madrasah tsanawiyah, madrasah aliyah, sekolah negeri, sekolah swasta, serta International Islamic Boarding School (IIBS). Perwakilan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Arab Kota Malang turut berpartisipasi.

Keberagaman latar belakang peserta menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman dan perspektif dalam mengembangkan pembelajaran Bahasa Arab. Melalui forum ini, para guru mendiskusikan tantangan pembelajaran di masing-masing lembaga sekaligus mengeksplorasi pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

Rangkaian workshop diawali dengan pemaparan materi oleh Prof Dr Nurul Murtadho MPd mengenai pembelajaran Bahasa Arab berstandar Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). Materi ini menekankan pentingnya pengembangan pembelajaran bahasa yang mengacu pada kerangka kompetensi dan tingkat kemahiran berbahasa.

“Pengembangan pembelajaran Bahasa Arab perlu memperhatikan capaian kompetensi berbahasa peserta didik. Kerangka CEFR dapat menjadi salah satu acuan dalam merancang pembelajaran yang lebih terarah dengan mempertimbangkan kebutuhan dan tingkat kemampuan peserta didik,” ujar Prof Nurul Murtadho.

Naufal Akmal Syammary MPd, guru Bahasa Arab SMP IT Al Fawwaz, Kabupaten Bekasi, menyampaikan materi mengenai penguatan kompetensi guru melalui pemanfaatan teknologi dan Smart AI Tools dalam pembelajaran Bahasa Arab. Integrasi kecerdasan buatan dalam kerangka TPACK menjadi salah satu fokus pembahasan, khususnya untuk mendukung pengembangan bahan ajar, penyusunan aktivitas pembelajaran, serta pemilihan strategi pedagogis yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.

“Pemanfaatan Smart AI Tools dalam pembelajaran perlu disertai pertimbangan pedagogis matang. Teknologi dapat membantu guru mengembangkan bahan ajar dan variasi aktivitas belajar, tetapi hasilnya tetap perlu diperiksa dan disesuaikan dengan tujuan pembelajaran serta kebutuhan peserta didik,” tambah Naufal.

Pemanfaatan kecerdasan buatan tidak hanya berorientasi pada penggunaan perangkat digital, tetapi juga pada kemampuan guru menentukan kapan dan bagaimana teknologi dapat memberikan nilai tambah bagi pembelajaran. Guru tetap memegang peran utama dalam memvalidasi materi, menyesuaikan konten dengan karakteristik peserta didik, serta memastikan ketepatan bahasa dan relevansi pedagogis bahan ajar yang dihasilkan.

Kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang dikoordinasikan Moh. Rozy Zamroni MPd. Forum ini menjadi ruang dialog bagi para guru untuk berbagi pengalaman, mengidentifikasi tantangan pembelajaran Bahasa Arab, serta mendiskusikan peluang pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan di lingkungan pendidikan masing-masing.

Melalui FGD, berbagai tantangan yang dihadapi guru dibahas dengan mempertimbangkan kondisi satuan pendidikan yang beragam. Diskusi ini juga membuka peluang untuk merumuskan strategi pembelajaran yang adaptif terhadap karakteristik peserta didik, ketersediaan sarana teknologi, dan kebutuhan pengembangan kompetensi guru.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pengenalan teknologi, tetapi juga mendorong guru menerapkan hasil workshop dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran Bahasa Arab. Dengan demikian, integrasi TPACK dan Smart AI Tools dapat mendukung pembelajaran yang lebih terencana, reflektif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pengalaman belajar peserta didik. (Tri Anggara)

Facebook Comments

POST A COMMENT.