mepnews.id – Dalam rangkaian kegiatan SDGs CONNECT 11th AUN-HPN International Advisory Committee Meeting dan 5th International Health Promotion Conference, para peserta melakukan city tour Surabaya pada Jumat 16 Oktober 2026. Kegiatannya antara lain menebar benih ikan di Kalimas, mengunjungi Tugu Pahlawan, serta mengenal beberapa tempat dan sejarah kota Surabaya.
Assoc Prof Dr Sri Widati SSos MSi, selaku koordinator SDGs Center Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) Universitas Airlangga (Unair) menjelaskan, kegiatan di Kalimas menjadi penerapan SDGs nomor 6 dan 14 yakni air bersih dan sanitasi layak serta ekosistem lautan.
“Kita membantu supaya di Kalimas ada ikan, ada kehidupan yang baik untuk keseimbangan biodiversity dan isu climate change. Jadi, dengan memelihara kehidupan di bawah permukaan air, kita berharap itu dapat menjadi kontribusi nyata menangani perubahan iklim,” jelasnya.
Kegiatan menabur benih ikan gurame di depan Monkasel ini disukai para peserta. Setiap pengambilan sampel acak, ikan yang terambil berjenis betina. Ini terjadi karena suhu dan kondisi biochemical di dalam sungai.
Prof Widati berharap SDGs CONNECT dapat terlaksana rutin setiap tahun pada Oktober dan terus berkolaborasi dengan berbagai negara. Kolaborasi tidak akan berhenti di conference saja, tetapi juga berlanjut ke penelitian, publikasi, ataupun community services.
“Kami bekerja sama dengan ASEAN University Network-Health Promotion Network (AUN-HPN). Kami berkolaborasi dengan International Union Health Promotion and Education (IUHPE),” imbuhnya.
Prof Widati berpesan, health literacy tidak boleh berhenti sebagai pengetahuan kognitif semata, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. SDGs bukan hanya tanggung jawab institusi, tetapi juga tanggung jawab pribadi. (Putri Andini)



POST A COMMENT.