mepnews.id – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) IPB University menyerahkan bibit cabai varietas Bonita IPB, Neno Tavi IPB, dan Patriot IPB kepada petani Kampung Kumbe, Distrik Malind, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Penyerahan dilakukan Ketua TEP 9, Prof Muhamad Syukur, dan Ketua TEP 8, Dr Zulfikar Damaralam Sahid, kepada Kepala Kampung Kumbe, Edoardus A Basik Basik, yang mewakili petani.
Penyerahan berlangsung dalam kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Budi Daya dan Produksi Benih Cabai di Kampung Kumbe, awal Oktober 2026. Kegiatan bertujuan membekali petani dengan pengetahuan budi daya sekaligus mendorong kemandirian benih cabai di Distrik Malind.
“Bonita IPB merupakan varietas cabai rawit merah nonhibrida dengan produktivitas mencapai 16 ton per hektare dan toleran terhadap virus,” kata Prof Syukur, lewat situs resmi ipb.ac.id edisi 16 Oktober 2026.
Bonita IPB bertipe ORI dan dapat beradaptasi di dataran rendah hingga dataran tinggi. Karena bersifat nonhibrida, benihnya dapat diperbanyak sendiri oleh petani.
Dr Zulfikar Sahid menambahkan, Neno Tavi IPB merupakan varietas cabai keriting nonhibrida dengan produktivitas mencapai 20 ton per hektare dan tahan terhadap virus. “Petani juga dapat memperbanyak sendiri benih Neno Tavi karena varietas ini bukan hibrida.”
Patriot IPB, juga varietas cabai rawit merah hibrida, namanya diberikan secara khusus sebagai wujud dedikasi tim terhadap Program Ekspedisi Patriot. Varietas ini mulai diujicobakan di kawasan transmigrasi. “Semoga Patriot IPB dapat beradaptasi dengan baik di daerah transmigrasi,” ujar Prof Syukur.
Ia berharap pemberian varietas tersebut dapat menjadi langkah awal bagi petani di Distrik Malind untuk memproduksi benih cabai secara mandiri. Distrik Malind merupakan salah satu wilayah dengan kegiatan penanaman cabai yang luas di Kabupaten Merauke.
Pelatihan diikuti 40 peserta, yang terdiri atas petani, penyuluh pertanian lapangan (PPL), aparat kampung, dan anggota kelompok tani. Kegiatan ini turut dihadiri Alhari Rimbo ST Kepala Bidang Transmigrasi, Chanifudin Kepala Distrik Kumbe, perwakilan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Merauke, dan Langgeng Muhono SP MP selaku Pengawas Benih Tanaman Ahli Madya Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian. (*/Rz)



POST A COMMENT.