mepnews.id – Musim kemarau seringkali membawa ancaman; dari krisis air bersih hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menyadari risiko itu, Politeknik Negeri Subang (Polsub) mengambil langkah antisipatif. Jurusan Teknik Mesin Polsub menggandeng Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah II Jawa Barat untuk menanam pohon di area Kampus Cibogo.
Aksi lingkungan yang dipusatkan di depan Gedung Jurusan Teknik Mesin pada 12 Agustus 2026 ini melibatkan pihak instansi diikuti jajaran dosen dan seluruh mahasiswa Teknik Mesin. Upaya mitigasi keselamatan ini krusial karena kampus terdampak cuaca panas musim kemarau.
Firmansyah Sulistiyono, Koordinator Program Studi D3 Pemeliharaan Mesin Polsub, mengatakan kegiatan ini upaya penghijauan kampus. “Dengan kerja sama dosen, mahasiswa, dan Dinas Kehutanan, penanaman serta pemeliharaan vegetasi akan sangat bermanfaat sebagai langkah antisipasi terhadap ancaman kekeringan serta kerentanan kebakaran lahan.”
Ia menaruh harapan besar agar sinergi positif ini tidak berhenti pada satu kegiatan. “Semoga kerja sama ini bisa berlanjut, sehingga penghijauan di kampus bisa terus terlaksana.”
Kolaborasi lintas sektor ini mendapat sambutan hangat dari pihak Dinas Kehutanan. Dedi Sudadi SHut MM, kepala CDK Wilayah II Jawa Barat yang membawahi wilayahi Subang, Purwakarta, dan Karawang, hadir ke lokasi. Ia berharap bibit-bibit yang ditanam kelak merindangkan area kampus secara berkelanjutan.
“Saat ini kami membawa 15 bibit pohon, termasuk beringin dan pohon kelengkeng. Semoga nanti bisa tumbuh besar dan bisa bermanfaat untuk semua, khususnya untuk penghijauan kampus,” ungkap Dedi, yang aktif menggerakkan penanaman pohon di berbagai wilayah
Dedi menekankan, penghijauan di daerah Cibogo memiliki dampak jangka panjang signifikan bagi kelestarian ekosistem alam. “Dengan penanaman pohon bersama, harapannya kita bisa mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau.” (Humas Polbang)



POST A COMMENT.