mepnews.id – Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan Pembelajaran Luar Kampus (PLK) dalam bentuk pengabdian masyarakat di Panti Asuhan (PA) Mustika Tama, Kasihan, Bantul. Ini bagian dari program pembelajaran di luar kampus yang bertujuan memberikan pengalaman pada mahasiswa melalui berbagai program pendampingan belajar dan kegiatan edukatif bagi anak-anak panti.
Dikabarkan situs resmi uny.ac.id, PLK ini meliputi program inti dan program penunjang. Selain itu, mahasiswa menyelenggarakan berbagai kegiatan edukatif bagi anak-anak panti, seperti pengenalan komunikasi dan media sosial, edukasi pengelolaan uang serta kebiasaan menabung, pembuatan gantungan kunci, permainan edukatif, dan pengenalan bahasa isyarat.
Tim PLK Mustika Tama terdiri dari 10 mahasiswa yang diketuai Irham Syaichurochman H. dari Program Studi Manajemen. Anggota timnya Tara Syifa Annisa Darajati, Aliya Kholifah, Safira Mega Aulia, Fitri Qurratun Ayyun, Inaba Khairunnisa, Salma Khusna Azifa, Muhammad Widya Prihardi, Dzakiyyah Rahmahdina, dan Khansa Nur Aqila Idzati. Dosen pendampingnya Dr Citra Purwita SM MM.
Setiap anggota tim memiliki peran dan tanggung jawab berbeda. Sebagian bertugas sebagai narahubung dengan pihak eksternal, yang lain menangani dokumentasi kegiatan. Kebutuhan kegiatan lainnya dilaksanakan bersama-sama sehingga tercipta kolaborasi.
Tim memilih PLK sebagai pengganti KKN karena dinilai lebih efisien dan fleksibel. Program ini dapat dilaksanakan bersamaan kegiatan perkuliahan sehingga mahasiswa tetap dapat memanfaatkan waktu secara produktif. Dengan demikian, pada semester berikutnya mahasiswa dapat fokus menjalani kegiatan lain, seperti magang maupun aktivitas akademik lainnya.
Kegiatan PLK ini mendapat dukungan pihak kampus. UNY menyediakan fasilitas serta dukungan pendanaan bagi kegiatan yang tidak menggunakan sistem akomodasi klaim. Selain itu, Penanggung Jawab Internal Kampus (PIK) dari masing-masing program studi turut memberikan arahan secara bertahap selama proses pelaksanaan kegiatan.
Anak-anak panti menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap berbagai kegiatan ini. Mereka mengikuti perlombaan, permainan, serta sesi pembelajaran. Dukungan dari pengurus panti juga turut membantu kelancaran pelaksanaan program kerja tim PLK.
Meski demikian, tim PLK juga menghadapi kendala. Beberapa anak kesulitan fokus dan tak mengikuti kegiatan dalam waktu lama. Kendala lain berupa keterbatasan sumber daya manusia (SDM) pihak panti dalam mendampingi anak-anak, rentang usia penghuni panti yang beragam, juga memengaruhi perbedaan tingkat pemahaman saat penyampaian materi kegiatan.
“Meski dengan kendala yang ada, kami berharap kehadiran kami dapat membantu menjawab kebutuhan panti sekaligus mendukung pembentukan karakter anak-anak. Melalui berbagai program yang telah dan akan dilaksanakan beberapa bulan ke depan, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi mereka untuk berkembang dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Irham. (Careva, Talitha, Isnaini)


