UPI Tuan Rumah ASTEN Conference 2025

mepnews.idUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi tuan rumah The 20th ASEAN Teacher Education Network (ASTEN) Presidential Meeting dan ASTEN Conference 2025. Kegiatan yang menjadi forum strategis bagi jejaring lembaga pendidikan guru se-Asia Tenggara ini diselenggarakan di Hotel Mercure, Bandung, pada 8 Desember 2025.

Dikabarkan situs resmi upi.edu, UPI sebagai salah satu founding father dan Board of Trustees ASTEN memiliki peran sentral. Penyelenggaraan tahun 2025 ini menandai kesempatan kedua UPI setelah menjadi tuan rumah pada 2020.

Rektor Prof Dr H Didi Sukyadi MA menegaskan posisi strategis UPI dalam ASTEN. Selain status pendiri, UPI mengemban tanggung jawab sebagai pengelola ASEAN Teacher Quality Assurance (ATKA) lembaga yang mengembangkan standar mutu dan akreditasi pendidikan guru tingkat ASEAN.

“ATKA ini instrumen penting agar pendidikan guru di ASEAN memiliki standar akreditasi yang diakui secara regional. Indonesia, melalui UPI, punya tanggung jawab besar dalam memastikan pengembangan dan keberlanjutan lembaga ini,” ujar Prof Didi Sukyadi.

Pusat pengembangan instrumen dan kantor operasional ATKA saat ini berlokasi di UPI, dan tengah memasuki tahap menuju pengakuan resmi dari pemerintah.

Selain pertemuan kepresidenan, UPI juga menggelar International Conference on Teacher Education (ICOTE). Konferensi ini wadah penting bagi para peneliti dan anggota ASTEN memaparkan hasil-hasil riset mutakhir, berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik terbaik dalam pengembangan pendidikan guru di kawasan Asia Tenggara.

Ketua Pelaksana, Prof Ahmad Bukhori Muslim SPd MEd PhD, menyampaikan penyelenggaraan kegiatan di luar kampus tahun ini sebagai upaya untuk menunjukkan kualitas layanan dan citra terbaik UPI di hadapan kolega internasional. “Langkah ini sekaligus memperkuat reputasi UPI, sejalan dengan target strategis UPI 2030 untuk menjadi leading institution di ASEAN, khususnya dalam bidang pendidikan guru.” 

Wakil Ketua ASTEN, Dr Le Hoang Dung, menyampaikan apresiasi atas profesionalisme UPI dalam mengemas konferensi. Ia menekankan pendidikan guru memegang peranan vital di tengah perkembangan teknologi global.

“Kami percaya guru-guru di negara ASEAN bersatu untuk kebaikan masyarakat, dan untuk memajukan pendidikan di kawasan,” tutur Dr Le, yang berharap inisiatif seperti ini terus memperkuat literasi pengetahuan dan kolaborasi guru di seluruh negara anggota. (Rija)

Article Tags

Facebook Comments

Comments are closed.