MEPNEWS.ID-Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (Himapro PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mulia Astuti Wonogiri mengadakan kegiatan ziarah dan kunjungan ke Pondok Pesantren Mambaul Hikmah yang berlokasi di Kalikatir, Nambangan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Senin (18/8/2025).
Kegiatan ini di dampingi oleh Dr. Ali Mahbub, M.Pd selaku dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam STAI Mulia Astuti dengan ziarah ke makam K.H. Abdul Aziz, dilanjutkan dengan pertemuan bersama Pimpinan Pondok Pesantren Mambaul Hikmah.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ridlo memberikan wejangan kepada pengurus Himapro PAI terkait pentingnya peran pendidik sejati.
Beberapa pokok pembahasan yang disampaikan antara lain:
1. Niat, Seorang calon pendidik harus menata hati dengan niat yang tulus. Pendidik tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi teladan melalui akhlak dan sikapnya.
2. Doa, Ditekankan pentingnya doa agar dimudahkan dalam menghadapi berbagai pertanyaan dan persoalan.
3. Tanggung Jawab, Pendidik wajib bertanggung jawab atas ilmu dan perkataan yang disampaikannya.
4. Murabbi, Peran seorang pendidik menuntut kesungguhan dalam mendidik anak-anak, yang ditempuh dengan latihan spiritual seperti puasa, riyadhah, dan mujahadah an-nafs.
5. Kapasitas dan Kompetensi, Seorang pendidik harus mampu menunjukkan kapasitasnya dalam ilmu dan pengajaran. Hal ini sejalan dengan pesan Nabi Muhammad SAW: “Aku tidak takut akan bencana Dajjal, tetapi aku takut akan bencana ulama.”
6. Sikap, Pentingnya membedakan antara sekadar penutup dengan pembungkus, khususnya terkait aurat dan adab.
Dari pertemuan tersebut ditarik kesimpulan bahwa pendidik sejati tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga mendidik dengan keteladanan. Seorang pendidik harus memiliki kesiapan spiritual melalui doa dan riyadhah, sekaligus kompetensi yang memadai.
Gus Ridlo juga menekankan pentingnya tanggung jawab moral dan spiritual ulama dan pendidik, sebab tantangan terbesar umat justru bisa lahir dari ulama yang tidak amanah. Oleh karena itu, generasi muda perlu dididik dengan sungguh-sungguh agar tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan salihah sesuai harapan para ulama.


