mepnews.id – Mahasiswa-mahasiswi Program Studi (Prodi) Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH), Universitas Nusa Cendana (Undana), melakukan kegiatan kerja nyata (KKN) tematik di Puskesmas Oebobo. Tiga program utama 16 mahasiswa KKN itu; demam berdarah dengue (DBD), stunting dan rabies.
“Tiga persoalan itu sudah menjadi persoalan umum yang dirasakan masyarakat Nusa Tenggara Timur. Mahasiswa-mahasiswi KKN FKKH Undana bekerja sama dengan Puskesmas Oebobo menangani tiga persoalan itu,” kata Ketua Kelompok KKN FKKH Undana, Alsen Diamel Oematan, di Puskesmas Oebobo, 17 November 2023.
“Kami turun ke posyandu-posyandu di wilayah Kelurahan Oebobo dengan melibatkan poli gizi, poli promosi kesehatan, dan didukung dr Maria Kurniawati Mari kepala Puskesmas Oebobo,” lanjut Alsen Oematan.
Tidak sekadar edukasi, tetapi juga praktik langsung di lapangan. Targetnya masyarakat bisa mengetahui dan memahami cara menghindari DBD, rabies, dan stunting di musim hujan.
Apalagi, kata Alsen Oematan, saat ini masuk musim penghujan, dimana angka kasus DBD meningkat. Masyarakat perlu diedukasi tentang cara menghindari DBD.
Alsen menuturkan, materi yang diberikan saat sosialisasi juga disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. “Di Posyandu yang banyak kasus DBD, kami edukasi materi terkait DBD. Di Posyandu yang banyak anak stunting, pasti kami bawa materi stunting. Begitu juga untuk rabies,” jelasnya.
Ia berharap melalui kegiatan itu masyarakat dapat teredukasi dan memperoleh informasi jelas terkait cara penanganan kasus rabies, DBD maupun stunting.
Dr Maria mengatakan, Puskesmas Oebobo menyambut baik kegiatan KKN tematik dari mahasiswa-mahasiswi Prodi Pendidikan Dokter Undana Kupang. Kegiatan KKN tematik sangat membantu mahasiswa-mahasiswi untuk mengetahui kondisi di lapangan terkait.
“Program dari mahasiswa-mahasiswi KKN Undana ini sangat bagus. Dari promosi kesehatan, penyuluhan, hindda sosialisasi kesehatan di Posyandu di tingkat RT/RW/Kelurahan terkait stunting, DBD, dan rabies. Itu sangat membantu masyarakat mencegah sejak dini,” bebernya.
Ia berharap, kerja sama mahasiswa-mahasiswi Prodi Pendidikan Dokter Undana dengan Puskesmas Oebobo terus berlanjut sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Saya berharap kerja sama ini memberikan hasil yang memuaskan kepada kedua pihak (Puskesmas dan mahasiswa KKN). Semoga adik-adik calon dokter ini lebih belajar detail di luar teori bagaimana keadaan di lapangan,” pintanya.


