Oleh: Esti D. Purwitasari
mepnews.id – Saya tidak pandai berenang. Teknik berenang saya di kolam renang pun sering jadi bahan tertawaan. Tapi, saya suka sekali air laut. Saya pernah sea-walk di dasar laut, sering snorkeling di pantai, atau setidaknya tubing dan arung jeram di sungai.
Kenapa bisa begitu?
Kalau pakai pendekatan kultural, bisa jadi karena ari-ari saya waktu bayi dulu dilarung ke laut oleh orang tua saya. Konon, saya seolah-olah punya ‘saudara’ yang sejak itu ada di laut. Maka, saat saya berada di laut, seolah-olah rasa kangen saya pada ‘saudara’ itu bisa terpuaskan.
Tapi, kalau pakai pendekatan ilmiah, lingkungan perairan alami memang memberi saya kesegaran mental dan fisik sehingga raga dan psikis saya jadi lebih bugar. Sudah ada banyak penelitian ilmiah yang membuktikan pendekatan ini.
Dalam penelitian paling mutakhir yang dipublikasikan September 2023, K. Overbury dan kawan-kawan meninjau banyak penelitian yang berkaitan dengan berenang di perairan terbuka. Hasil penelitiannya memperkuat penelitian-penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan pengalaman manusia di lingkungan alami; berenang di perairan terbuka bermanfaat bagi otak dan tubuh kita.
Sejumlah penelitian sebelumnya yang berfokus pada pengalaman di daratan telah menunjukkan betapa mental manusia makin segar setelah melihat alam yang ramah di dalam ruangan, melalui pemandangan jendela, atau langsung di luar ruangan. Mental yang segar akan menjaga tingkat stres kita tetap rendah, memperbaiki kondisi tekanan darah, dan meningkatkan kinerja kognitif dan kreativitas kita.
Lalu, tim pimpinan Overbury mengidentifikasi 14 penelitian yang dipublikasikan terkait berenang di perairan terbuka yang memenuhi kriteria inklusi tinjauan mereka. Materi dalam database PubMed, PsychNet, Web of Science Core Collection, dan Embase dievaluasi. Temuan relevan juga dicari melalui referensi artikel jurnal yang diidentifikasi secara langsung melalui pencarian database.
Mereka membidik hanya hubungan antara berenang di perairan terbuka dengan kesehatan mental atau kesejahteraan mental. Fokusnya hanya pada berenang di lingkungan alami dalam bentuk apa pun (jadi, tidak termasuk di kolam renang atau perairan dalam ruangan).
Setelah data disintesis, temuannya jelas: Berenang di perairan terbuka dapat meningkatkan suasana hati si perenang dan kesejahteraan/kesehatan mental mereka. Manfaat ini menjelaskan mengapa, bagi banyak orang, berenang di perairan terbuka menjadi aktivitas menyenangkan seumur hidup.
Saya sendiri mendapatkan manfaat dari berenang di alam bebas antara lain;
- Mendapatkan kebugaran fisik karena bisa menggerakan tubuh secara keseluruhan sehingga membantu pengembangan kekuatan dan daya tahan. Berenang intens juga dapat meningkatkan kondisi kardiovaskular serta membantu meningkatkan fleksibilitas sendi dan otot.
- Relaksasi mental dan mengurangi stres. Berenang di alam terbuka menghasilkan rasa ketenangan karena air dan alam sekitarnya dapat memberikan efek relaksasi. Setelah renang, saya biasanya bisa tidur lebih nyenyak dan bangun lebih segar.
- Biasanya, saya berenang bersama keluarga dan kerabat agar lebih aman karena dikawal dua perenang yang biasa menyelam. Aktivitas bersama ini bisa memperkuat hubungan personal.
- Saat melebur ke dalam air yang alami, saya bisa sejenak melupakan masalah dan memberikan kesempatan saya untuk merenungkan hal-hal penting dalam hidup. Di alam terbuka, saya juga bisa menikmati pemandangan alam indah.
- Yang tak kalah bermanfaat, berenang di alam terbuka membuat saya bisa bersentuhan langsung dengan sinar matahari yang bisa mengaktifkan Vitamin-D dalam tubuh. Gosong-gosong sedikit, tak apa. Manfaatnya lebih besar daripada gosongnya.


