Oleh: Esti D. Purwitasari
mepnews.id – Iseng-iseng, coba amati wajah ini. Cantik dan menarik, bukan? Ya, tentu saja. Cuma, gambarnya terbalik.
Nah, sekarang, coba balik ponsel atau layar laptop Anda. Bagaimana tampaknya wajah wanita itu?
Nah, dalam psikologi, ini biasa disebut sebagai Thatcher’s Effect.
Pembaca yang budiman, efek Thatcher ini membuktikan persepsi kita sangat terbiasa dengan wajah yang dalam kondisi normal dan tidak terbalik. Maka, saat wajah dibalik, yang berlaku dalam persepsi kita tetap saja seperti yang normal.
Thatcher’s Effect adalah fenomena persepsi visual di mana perubahan kecil dalam orientasi fitur wajah manusia (seperti mata, mulut, atau alis) yang terbalik secara spatial tidak terlihat dengan jelas saat wajah dilihat dalam orientasi normal.
Dengan kata lain, ketika gambar wajah manusia diubah dengan cara terbalik, perubahan yang aneh atau tidak biasa dalam fitur-fitur wajah tersebut sulit kita kenali.
Efek ini pertama kali ditemukan dan dinamai oleh ilusionis Peter Thompson pada 1980 dengan wajah Margaret Thatcer perdana menteri Inggris. Thompson menggunakan gambar wajah yang diubah orientasinya dan menemukan bahwa orang cenderung kesulitan mengenali perubahan yang terjadi saat wajah tersebut terbalik, meskipun perubahan tersebut sangat jelas saat wajah dalam orientasi normal.
Efek Thatcher adalah contoh menarik dari bagaimana otak manusia memproses wajah dan mengenali fitur-fitur yang spesifik dalam orientasi wajah yang benar. Ini menunjukkan kompleksitas persepsi visual kita terhadap wajah manusia.
Thatcher’s Effect, meskipun merupakan fenomena menarik dalam penelitian persepsi visual, tidak banyak dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Ini lebih relevan dalam penelitian psikologi kognitif dan neurosains daripada dalam aplikasi praktis sehari-hari.
Penelitian Persepsi Visual: Para peneliti psikologi kognitif, neurosains, dan ilmu terkait dapat menggunakan Thatcher Effect untuk memahami bagaimana kita mengenali wajah dan fitur-fiturnya. Ini dapat membantu dalam memahami gangguan persepsi visual dan pengembangan terapi atau intervensi yang lebih efektif.
Pengenalan Wajah: Meskipun tidak secara langsung terkait, pemahaman tentang prinsip-prinsip persepsi visual dapat berkontribusi pada pengembangan teknologi pengenalan wajah yang lebih canggih dan akurat.
Pendidikan: Dalam konteks pendidikan, pemahaman tentang fenomena seperti ini dapat untuk mengajarkan konsep persepsi visual dan cara otak manusia memproses informasi. Hal ini dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang cara kerja otak dan persepsi mereka terhadap dunia sekitarnya.
Kreativitas: Beberapa seniman dan desainer mungkin menemukan inspirasi dalam fenomena seperti Thatcher Effect. Mereka dapat menggunakannya untuk menciptakan karya seni atau desain yang unik yang memanipulasi persepsi visual dengan cara yang menarik.


