mepnews.id – SMAN 2 (Smada) Lamongan menggelar ujian praktik seni budaya pada 10 – 13 April 2023. Dalam ujian ini, siswa kelas 12 diharapkan mampu melaksanakan tugas untuk memenuhi program pembelajaran kurikulum yang sudah ditetapkan.
Para siswa menjalani ujian praktik membuat kreasi seni batik dengan berbagai motif. Mulai dari motif bunga, juga motif bandeng lele sebagai ikon kota Lamongan, hingga motif penari boran yang merupakan tarian khas Lamongan. Pembuatan batik dilakukan bersama-sama dalam kelompok.
Membuat motif batik yang bagus memerlukan keseriusan dan kesabaran tinggi. Para siswa terlebih dahulu membentangkan kain, membuat pola motif, lalu mencanting dengan malam (lilin), hingga proses pewarnaan, dan terakhir membersihkan sisa lilin dari kain untuk bisa menjadi kain batik.
“Kegiatan membatik memerlukan ketelitian tinggi dan sangat sulit. Apalagi saat membatik dengan teknik canting untuk membuat motif. Menggoreskan lilin panas dari canting ke kain itu harus pas. Jangan sampai lilinnya dingin sehingga tidak bisa ditorehkan ke kain. Menorehkannya juga tidak boleh keliru,” tutur Satria, salah satu siswa kelas 12.

Para siswa dan guru pembimbing memamerkan hasil membatiknya.
Sunarto, guru pembimbing Seni Budaya, mengatakan tujuan dipilihnya seni batik sebagai penilaian ujian praktik adalah supaya siswa-siswi dapat mengembangkan minat bakat di bidang batik. “Dengan praktik membatik, diharapkan para siswa dapat mengembangkan jiwa kewirausahaan supaya kelak mereka bisa membatik sendiri dan hasilnya bernilai ekonomis sehingga dapat dijadikan sebagai pendapatan.”
Dengan berkreasi membantik, para siswa siswa juga turut memiliki rasa empati melestarikan seni batik sebagai salah satu warisan budaya bangsa. (Revaldi)


