Breaking News
- HeadlinePolinema Kembangkan Alat Deteksi Risiko Maloklusi pada Anak
- FokusMenari dengan Sebelah Mata
- HeadlineTim Unesa Bantu Pemulihan Psikososial Korban Gempa NTT
- FokusMenari Sambil Melawan Keraguan
- Guru MenulisSalah Satu Pain Killer Mujarab itu Menggenggam Tangan Pasangan
- NewsFIB Unkhair Gandeng BPVP Ternate
- WisataUNP Aktifkan Kembali Kampung Wisata Tapian Tabiang Barasok
- News661 Mahasiswa UIN Antasari Mengabdi ke Kawasan Terpencil Meratus
- NewsUIN Gus Dur dan Imigrasi Pemalang Jajaki Kolaborasi Layanan bagi WNA
- NewsBPKJ Undip Tanam 5.000 Bibit Nanas Madu di Lahan Pesisir
Sudah Waktunya Dibentuk Kolegium Ilmu Kedokteran Daerah Terpencil
Oleh: Dr Agus Harianto SpB mepnews.id – Ny. M, 74 tahun, dari Pulau Lirang, di Kabupaten Maluku Barat Daya yang berbatasan dengan Timor Leste, menderita tumor yang menutupi seluruh lobang hidungnya selama sembilan tahun. Kalau bernapas, ia harus membuka mulutnya agar udara bisa keluar-masuk. Ia sudah berupaya mencari penyembuhan dari rumah sakit sekitar pulau. Jawaban terakhir,
Read More

