Breaking News
- HeadlinePolinema Kembangkan Alat Deteksi Risiko Maloklusi pada Anak
- FokusMenari dengan Sebelah Mata
- HeadlineTim Unesa Bantu Pemulihan Psikososial Korban Gempa NTT
- FokusMenari Sambil Melawan Keraguan
- Guru MenulisSalah Satu Pain Killer Mujarab itu Menggenggam Tangan Pasangan
- NewsFIB Unkhair Gandeng BPVP Ternate
- WisataUNP Aktifkan Kembali Kampung Wisata Tapian Tabiang Barasok
- News661 Mahasiswa UIN Antasari Mengabdi ke Kawasan Terpencil Meratus
- NewsUIN Gus Dur dan Imigrasi Pemalang Jajaki Kolaborasi Layanan bagi WNA
- NewsBPKJ Undip Tanam 5.000 Bibit Nanas Madu di Lahan Pesisir
Mengapa Anak Tambah Besar Tapi Malah Sulit Diajak Omong?
Oleh: Esti Diah Purwitasari mepnews.id – Seorang teman curhat menggebu tentang anaknya yang sedang menginjak usia belasan. Menurutnya, anak remajanya berubah menjadi sangat lain. Menurutnya, sulit sekali bicara dengan anaknya. “Apa dia membenciku? Ia hampir tidak pernah berucap lebih dari satu patah kata padaku. Biasanya malah cuma dengusan. Sepertinya ia sudah tidak ingin lagi berurusan
Read More

