MEPNEWS.ID | PONOROGO – Pembangunan Monumen dan Museum Reog Ponorogo setinggi 126 meter di Sampung sekitar 12 km arah Barat Kota Ponorogo segera direalisasikan.
Unit Layanan Pengadaan (ULP) Badan Pengadaan Barang dan Jasa telah menentukan pemenang proyek prestisius yang menjadi ikonic Ponorogo itu.
PT Widia Satria dari Surabaya dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dengan nilai sekitar Rp73 milyar.
Kepala bagian (Kabag) Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Pemkab Ponorogo, Budi Darmawan menjelaskan setidaknya tiga peserta yang lolos dalam prakualifikasi itu.
“Namun dalam perjalannya hanya dua perusahaan yang memasukkan penawaran,” ujar Budi Darmawan seperti dilansir Radio GemasuryaFM Ponorogo.
Dua kontraktor yang memasukan penawaran yakni PT Widia Satria dan PT Sinar Cerah Sempurna.
Selanjutnya dari hasil evaluasi yang telah dilakukan oleh Pokja hanya PT Widia Satria dari Surabaya yang telah memenuhi aspek kualifikasi, administrasi, teknis serta kelengkapan lainnya sehingga memenangkan tender.
Anggaran pagu Rp84 miliar nilai harga penawaran, sementara Rp76 miliar dan untuk nilai penawaran Rp73 miliar.
Budi mengungkapkan kontrak di mulai tahun ini hingga Desember 2024 dengan sistem pembiayaan multi years.
Seperti diketahui, Monumen reog dan museum peradaban Ponorogo ini akan dibangun di bukit gamping Sampung arah Barat perbatasan antara wilayah Ponorogo dan Magetan.
Monumen dan museum itu dengan rencana anggaran mencapai Rp80 milyar dengan sistem multi years yang dikerjakan selama 3 tahun.
Anggaran selain bersumber dari APBD 2022 juga ada bantuan keuangan dari propinsi Jawa Timur.
Pembangunan monumen reog dan museum peradaban bertujuan menjadikan wilayah tersebut lebih cepat dikenal banyak orang sehingga akan jadi kawasan wisata .
Kedepan Pemkab Ponorogo juga mengundang investor agar bersedia membangun hotel bintang lima di wilayah tersebut.
Pembangunan monumen reog di Sampung sangat strategis, pasalnya lokasi yang tak jauh dari Telaga Sarangan sekitar 35 menit .
Sementara jarak dari Kota Ponorogo hanya sekitar 12 kilometer ke arah Bagian Barat yang berdekatan dengan Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. (*)


