mepnews.id – Pengabdian Pada Masyarakat oleh tim dosen dari Politeknik Negeri Malang (Polinema) menerapkan teknologi solar photovoltaic (PV) untuk sistem irigasi otomatis di Desa Karang Tengah, Kabupaten Kediri. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi pertanian tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan.
Melalui program Pengabdian Pada Masyarakat (PPM), tim dosen Jurusan Teknik Elektro yang diketuai Hanifiyah Darna Fidya Amaral SST MT memperkenalkan sistem irigasi berbasis energi surya. Teknologi ini menggunakan panel surya untuk menggerakkan pompa air secara otomatis tanpa bergantung pada PLN atau bahan bakar konvensional.
Hasil implementasi di lahan pertanian milik Masruchan menunjukkan peningkatan signifikan. Pasokan air ke tanaman menjadi lebih stabil, biaya operasional turun drastis, dan efisiensi irigasi meningkat. Praktik ini juga mengurangi emisi karbon, mendukung pelestarian lingkungan, dan mendorong kemandirian energi di tingkat petani.
Program ini juga mencakup pelatihan dan pendampingan teknis intensif bagi petani. Petani dibekali pelatihan instalasi dan perawatan sistem irigasi berbasis energi terbarukan. Dampaknya pada kesejahteraan masyarakat desa segera terasa. Peningkatan produktivitas cabai tidak hanya meningkatkan pendapatan petani tetapi juga mengurangi risiko kerugian akibat gagal panen.Program pengabdian yang didanai DIPA Polinema 2025 ini mendapat dukungan masyarakat setempat dan diharapkan dapat diadopsi lebih luas untuk mendorong pertanian berkelanjutan di Indonesia.



POST A COMMENT.