mepnews.id – Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala (USK) meluncurkan aplikasi A-TIME; inovasi platform digital berbasis website yang dirancang untuk mencegah kegawatdaruratan penyakit stroke dan serangan jantung. Peluncuran ini merupakan puncak dari program Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Produk-Teknologi Tepat Guna (PKMBP-TTG) di Gampong Blang Krueng, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar.
Dikabarkan situs resmi usk.ac.id edisi 30 September 2026, tim pengabdian diketuai Ns Rahmalia Amni MKep dengan anggota Prof Dr Ns Marlina MKep SpMBNs. Abul A’la Tarigan MKep, Ns Fikriyanti MNS serta Dr Hendrik Leo ST MT. Kegiatan juga melibatkan delapan mahasiswi Fakultas Keperawatan yang direkognisi ke program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2026.
Rahmalia Amni mengungkapkan, aplikasi A-TIME dikembangkan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pencegahan dini penyakit kardiovaskular di luar fasilitas pelayanan kesehatan. “Peluncuran aplikasi A-TIME merupakan kegiatan puncak dari PKMBP-TTG ini.”
Aplikasi A-TIME menyediakan berbagai fitur unggulan untuk mempermudah pelatihan dan pemantauan kesehatan secara mandiri kapan saja dan di mana saja. Beberapa fitur utama yang tersedia meliputi pencatatan digital status kesehatan secara berkala, serta riwayat dan progres kesehatan yang ditampilkan dalam bentuk angka dan grafik perkembangan individu.
“Selain itu, aplikasi ini memuat materi edukasi lengkap berupa video, narasi, dan poster interaktif. Materi tersebut mencakup deteksi dini stroke dan serangan jantung, penanganan kegawatdaruratan pra-rumah sakit, latihan Range of Motion, perawatan kaki diabetes, senam kaki diabetes, hingga panduan pemeriksaan mandiri untuk kolesterol, asam urat, kadar gula darah, dan tekanan darah,” tambahnya.
Melalui kemudahan akses ini, aplikasi A-TIME diharapkan mampu membantu warga yang memiliki penyakit degeneratif untuk terus memperoleh informasi pencegahan yang tepat. Hal ini dinilai penting guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menekan angka komplikasi penyakit tidak menular.
Pelaksanaan program ini mendapat sambutan hangat serta apresiasi tinggi dari perangkat gampong, kader posyandu, dan warga Gampong Blang Krueng. Kehadiran teknologi tepat guna ini tidak hanya mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan pada indikator kesehatan dan inovasi teknologi, tetapi juga memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.



POST A COMMENT.