TEP Undip Bekali Siswa Keerom Keterampilan Agribisnis

mepnews.id – Penguatan sektor pertanian di kawasan transmigrasi memerlukan kesiapan sumber daya manusia yang mandiri dan berkelanjutan, selain pembangunan infrastruktur. Merespons kebutuhan tersebut, Tim Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro (TEP Undip) 7 memberikan pendampingan pembelajaran di SMKN 2 Keerom, di Papua.

Dikabarkan situs resmi undip.ac.id edisi 30 September 2026, aksi ini kontribusi TEP Undip dalam mendukung pendidikan pertanian sekaligus menumbuhkan minat dan kesadaran generasi muda terhadap potensi pertanian di Keerom.

Materi pembelajaran disesuaikan kondisi riil lapangan, mencakup budidaya, penerapan teknologi pertanian, manajemen usaha tani, pengolahan hasil, hingga pemetaan peluang bisnis. Para siswa diarahkan melihat pertanian sebagai sektor strategis berbasis inovasi, teknologi, kewirausahaan, dan tata kelola berkelanjutan.

Ike, guru pertanian SMKN 2 Keerom, sendirian mengampu seluruh materi pembelajaran pertanian teori maupun praktik. “Karena itu, tentu ada keterbatasan dalam pelaksanaan pembelajaran. Namun, kami berusaha agar anak-anak mendapatkan ilmu dan pengalaman yang mereka butuhkan untuk bisa memahami pertanian.”

Kehadiran TEP Undip membuka ruang kolaborasi memperluas wawasan dan pengalaman praktis siswa. Pembelajaran dikoneksikan dengan isu strategis di kawasan transmigrasi Senggi, seperti adaptasi perubahan iklim, keterbatasan sarana produksi, peningkatan produktivitas lahan, dan penguatan ketahanan pangan. Siswa dilatih menganalisis tantangan sektoral sekaligus merumuskan solusi berbasis potensi lokal.

Fajrin Pramana Putra SP MSc, Ketua Tim 7, menegaskan pentingnya menyelaraskan pembangunan fisik pertanian dengan pengembangan kapasitas SDM. “Kami melihat penguatan pertanian tidak cukup hanya dengan membangun sarana dan prasarana. Kita juga harus menyiapkan generasi muda yang memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola sektor pertanian ke depan.”

Tim 7 beranggotakan Adelia Regita Andini SPWK, Siti Nuriyana SSi, Samuel Hasudungan Hutagalung SPWK, Punggah Assa’bana SP, dan Rizal Fahmi Imanullah SP.

Inisiatif tim mengajar di SMKN 2 Keerom bukan sebatas kegiatan akademik rutin, sekaligus langkah strategis mendorong regenerasi petani dan kemandirian kawasan. Kegiatan ini menegaskan masa depan pertanian Keerom bergantung pada generasi muda yang berpengetahuan, berani berinovasi, serta berkomitmen membangun daerahnya sendiri.

Facebook Comments

POST A COMMENT.