UNS Selenggarakan Pelatihan Bahasa Isyarat Dasar

mepnews.id – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan Pelatihan Bahasa Isyarat Dasar untuk membangun lingkungan akademik yang inklusif, aksesibel, dan ramah bagi seluruh sivitas akademika. Pelatihan dibuka Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof Ir Dody Ariawan ST MT PhD IPU, di Ruang Sidang 4 Gedung dr. Prakosa UNS, Senin 6 Juli 2026).

Dikabarkan situs resmi uns.ac.id, kegiatan ini sebelumnya diinisiasi dan diselenggarakan Pusat Studi Difabilitas (PSD) LPPM UNS sejak 2022 bekerja sama dengan Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (PUSBISINDO) Jawa Tengah. Kali ini, pelatihan dilakukan Seksi Layanan Disabilitas Subdirektorat Layanan Konseling dan Mahasiswa Direktorat Kemahasiswaan UNS dan PUSBISINDO Jawa Tengah.

Di UNS, ada 116 mahasiswa dengan beragam kebutuhan khusus. Dari jumlah itu, ada 57 mahasiswa tuli  di berbagai program studi.

Pelatihan terbagi ke dalam dua kelas dengan peserta terseleksi. Kelas dosen, tenaga kependidikan, dan petugas keamanan diisi 20 peserta. Kelas mahasiswa 20 peserta. Prioritas diberikan kepada program studi yang memiliki mahasiswa tuli serta unit pelayanan terpadu yang berinteraksi dengan mahasiswa tuli. Peserta mengikuti 11 kali pertemuan dan satu kali ujian. Peserta yang memenuhi seluruh ketentuan memperoleh sertifikat kompetensi.

“Dengan terselenggaranya Pelatihan Bahasa Isyarat Dasar secara berkelanjutan, UNS terus memperkuat langkah menuju perguruan tinggi yang inklusif, aksesibel, dan memberikan ruang yang setara bagi seluruh mahasiswa untuk belajar, berkembang, dan berprestasi tanpa hambatan,” kata Prof Dody.

Sekretaris Direktur Direktorat Kemahasiswaan UNS, Danang Tomi Harjanto SSos, menyampaikan, “Kami berharap para peserta menguasai keterampilan dasar bahasa isyarat serta mampu menerapkannya dalam aktivitas akademik maupun pelayanan di lingkungan kampus.” (HUMAS)

Facebook Comments

POST A COMMENT.