Rama Runner Up Pemuda Pelopor Nasional

mepnews.id – Pelopori realisasi teknologi sebagai wadah kebermanfaatan masyarakat, Ramadhita Putra Purnomo  berhasil raih Juara 2 Pemuda Pelopor tingkat Nasional. Penghargaan ini diserahkan Direktorat Pengembangan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, pada 18 Oktober 2023, di Hotel Ciputra Jakarta.

Mahasiswa Departemen Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini mewakili Jawa Timur dan berhasil menempati posisi kedua mengungguli 24 perwakilan provinsi lainnya pada kompetisi tahunan Kemenpora.

“Saya memilih berkompetisi melalui kategori Inovasi Teknologi,” kata Rama.

Saat berkompetisi, Rama harus lebih dahulu melewati berbagai tahap seleksi panjang. Dari seleksi tingkat kabupaten/kota, seleksi tingkat provinsi, hingga melaju ke tingkat nasional. Di tingkat nasional, Rama kembali melalui berbagai tes. Termasuk presentasi di hadapan juri hingga sesi tanya jawab di hadapan ratusan audiens. “Lega sekali perjuangan panjang ini berbuah manis,” tutur Rama.

Mengajak ibu-ibu mengolah jelantah.

Mahasiswa tahun ketiga ini membawakan inovasi produk pengolahan limbah minyak jelantah menjadi minyak bersih yang dapat dipakai kembali. Dalam paparannya, Rama mengungkapkan produk ini telah melewati berbagai uji laboratorium untuk memastikan keamanan serta kandungannya.

Rama juga mendirikan Rumah Inovasi Teknologi miliknya sendiri sebagai langkah nyata perluasan manfaat produk ini bagi masyarakat.

Melalui inovasi yang dipeloporinya, Rama mengaku lebih banyak warga terbantu untuk mendapat akses minyak yang lebih sehat dan bersih dibanding menggunakan minyak jelantah. Proses pembuatan yang mudah juga menjadi nilai tambah inovasi yang buatannya.

Menurut Rama, dua hal tersebut penting karena inovasi yang dipeloporinya menjadi terbuka dan dapat dinikmati seluruh kalangan.

Pemuda asal Kertosono ini mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian luar biasa ini. Bagi Perjuangan sejak 2021 lalu ini merupakan hal besar yang melibatkan berbagai pihak. Untuk itu, ia berharap pengembangan inovasi ini tidak berhenti sampai di sini.

“Ke depan, semoga inovasi ini dapat terus berimprovisasi lebih baik dan lebih banyak warga yang terbantu,” tandasnya optimistis. (Shafa Annisa Ramadhani)

Facebook Comments

Comments are closed.