mepnews.id – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, melalui Research Group (RG) Teknologi dan Pemrosesan Logam (RG METALS) Fakultas Teknik (FT), mengembangkan prototipe sepeda listrik ringan sebagai bagian dari roadmap riset jangka panjang METALLIVES (Metals for Lightweight Vehicles).
Pengembangan prototipe dilakukan tim RG METALS yang terdiri dari Prof Dr Ir Triyono ST MT, Prof Dr Ir Nurul Muhayat ST MT, Dr Ir Bambang Kusharjanta ST MT, dan Yemi Kuswardi SSi M.Pd. Riset ini juga sarana pengembangan sumber daya manusia melalui pelibatan mahasiswa S1, S2, dan S3 dalam penelitian dan publikasi.
“METALLIVES menjadi arah riset jangka panjang RG METALS untuk mendukung pengembangan kendaraan ringan yang aman, efisien, dan ramah lingkungan berbasis teknologi pengolahan logam,” ujar Prof Triyono selaku ketua RG Metals sekaligus Kaprodi S3 Ilmu Teknik Mesin, lewat situs resmi ft.uns.ac.id, edisi 31 Desember 2025.
Ketua Peneliti, Prof Nurul Muhayat, mengatakan riset sepeda listrik ini berawal dari kompetisi mahasiswa pada 2022. Fokus pengembangan lanjutan diarahkan pada peningkatan kenyamanan dan stabilitas berkendara di perkotaan Indonesia yang kondisi jalan tidak rata.
“Pengembangan dilakukan melalui penerapan sistem tiga suspensi serta penyempurnaan sistem kelistrikan. Titik beratnya pada kenyamanan, stabilitas, dan keselamatan pengguna agar sesuai dengan kondisi nyata jalan perkotaan di Indonesia,” ujar Prof Nurul.
Proses manufaktur prototipe dilakukan melalui tiga tahapan; perancangan desain, produksi rangka, dan perakitan sistem elektrikal. Rangka dengan material aluminium AA6061 yang ringan, kuat, dan sesuai untuk aplikasi struktural. Penyambungan rangka dilakukan menggunakan metode pengelasan TIG/GTAW.
Tahapan pengujian meliputi uji makro, uji mikro, dan uji tarik pada sambungan las, serta pengujian performa sepeda yang mengacu pada SNI 1049 Tahun 2008 melalui lintasan ergonomi, jarak tempuh, dan simulasi jalan tidak rata. “Melalui rangkaian pengujian, kami memastikan sepeda stabil, aman, dan nyaman digunakan,” ujarnya.


