mepnews.id – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Djuanda (Unida) Bogor menggelar Kajian Rutin Pekan Ramadhan di Lantai 2, Gedung EF, pada Rabu 5 Maret 2025. Kegiatan ini diinisiasi sebagai wadah bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman spiritual sembari menanti waktu berbuka puasa.
Siti Inayatun Sabilla, ketua Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaksi) FEB Unida selaku penanggung jawab kegiatan, mengungkapkan Kajian Rutin Pekan Ramadhan 2025 merupakan program kerja gabungan berbagai organisasi mahasiswa di lingkungan FEB Unida.
“Kolaborasi antara Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Himaksi, serta Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Unisa. Salah satu programnya adalah Kajian Rutin,” jelas Sabilla, lewat situs resmi unida.ac.id.
Sabilla berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para mahasiswa. “Kajian menghadirkan narasumber dari kalangan mahasiswa sendiri, sehingga suasana menjadi lebih nyaman dan penyampaiannya lebih relevan bagi peserta.”
Yang hadir mengisi kajian adalah M. Albi Sahal Ma’hadi mahasiswa Manajemen FEB dengan topik ‘Puasa Sebagai Sarana Pembersihan Jiwa’.
Dalam pemaparannya, Albi menjelaskan konsep pembersihan jiwa memiliki dasar kuat dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari. Albi menekankan makna imanan wahtisaban, khususnya ihtisaban, yang berasal dari kata hasiba, yang berarti menghitung.
“Hasiba dalam konteks ini mencerminkan konsep muhasabah atau introspeksi diri. Kita perlu meninjau apa saja yang telah kita lakukan sebelumnya, merencanakan perbaikan yang akan dilaksanakan, serta menetapkan langkah-langkah untuk kebaikan ke depan,” tambahnya.


