mepnews.id – Dalam menjalankan ibadah qurban, memilih hewan yang sesuai syariat Islam adalah langkah penting. Melalui pemilihan yang tepat, seseorang dapat memastikan qurbannya diterima Allah SWT.
Situs resmi um-surabaya.ac.id mengabarkan, M Febriyanto Firman Wijaya dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surabaya membagikan tips memilih hewan qurban didukung dalil-dalil syariat yang relevan.
Pertama, perhatikan kualitas fisik dan kesehatan hewan. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah itu Mahabaik dan Dia hanya menerima yang baik.” (HR. Muslim). Oleh karena itu, penting untuk memilih hewan qurban yang memiliki kualitas fisik dan kesehatan yang baik. Pilihlah hewan dengan bulu rapi, kulit sehat, gigi lengkap, serta tidak memiliki cacat fisik atau penyakit berbahaya. Hal ini sesuai dengan prinsip bahwa qurban harus hewan ternak yang layak dikonsumsi.
Kedua, usia hewan. Dalam hadist yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, Aisyah RA menceritakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya setiap sesuatu yang mencapai usia satu tahun telah matang.” Hewan qurban, seperti kambing atau domba, harus mencapai usia minimal satu tahun. Usia sapi minimal dua tahun. Usia yang memenuhi syarat akan menjadikan qurban sesuai dengan tuntunan agama.
Ketiga, kesiapan hewan untuk qurban. Menurut syariat Islam, hewan qurban harus disiapkan secara khusus sebelum disembelih. Mereka harus diberi makan dan diminumi dengan baik, dirawat dengan penuh kasih sayang, dan tidak dianiaya. Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya, dan aku adalah yang paling baik di antara kalian terhadap keluargaku.” (HR. Tirmidzi). Maka, pilih hewan qurban dari peternakan yang menjaga kesejahteraan dan keberlanjutan hewan, serta memastikan mereka diperlakukan dengan baik.
Keempat, berbagi dengan sesama. Pada Idul Adha, tujuan utama ibadah qurban adalah berbagi dengan sesama. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hajj, ayat 28, “Maka hendaklah mereka menyaksikan manfaat-manfaat dari binatang-binatang tersebut dan menyebut nama Allah ketika mereka hidup, kemudian ketika binatang-binatang itu telah sampai (ke tempat sembelihannya), maka hendaklah mereka makan sebagiannya dan memberi makan orang yang berfakir yang tidak meminta-minta dan orang miskin yang meminta-minta.”
Pilihlah hewan dengan ukuran dan bobot yang sesuai kebutuhan keluarga dan masyarakat sekitar. Hal ini akan memastikan hewan qurban dapat dibagi-bagikan kepada mereka yang membutuhkan.
Dalam memilih hewan qurban, seseorang harus memperhatikan kualitas fisik dan kesehatan hewan, usia yang memenuhi syarat, kesiapan hewan untuk qurban, serta aspek berbagi dengan sesama. Pemilihan yang sesuai dengan syariat Islam akan memastikan qurban kita diterima oleh Allah SWT. “Dengan memahami dalil-dalil yang mendukung, kita dapat melaksanakan ibadah qurban dengan benar dan penuh keberkahan,” kata Riyan.


