Breaking News
- HeadlineBlue Foods Kunci Ketahanan Pangan RI
- NewsFKP USK Dorong Ekolabel Perikanan
- Guru MenulisSaat Marah, Orang Lebih Enteng Share Kabar Hoaks
- NewsPolsri dan Pertamina Geothermal Energy Lumut Balai Kembangkan Potensi Brine Water
- HeadlineUnud Tuan Rumah Simposium Nasional Kependudukan
- EdukasiPerang Iran vs Israel + Amerika, Diplomasi Indonesia Tertinggal
- NewsDWP UIN KHAS Latihkan Pertolongan Henti Jantung
- NewsPolije Siapkan Pembukaan Kampus PSDKU di Situbondo
- HeadlineUM Selenggarakan Innovation Festival #13
- HeadlinePolije Matangkan Pengembangan Kampus Ngawi
Yuk, Waspada Doomscrolling…
mepnews.id – Semakin banyaknya konten yang berseliweran di media sosial, semakin banyak yang tidak bisa diandalkan kebenarannya, lebih-lebih saat beredar kabar buruk, secara langsung dan tak langsung membuat masyarakat pengguna merasa tidak pasti. Perasaan ini mendorong masyarakat pengguna media sosial terus mencari, membaca, atau menonton berbagai konten negatif. Padahal, kabar-kabar buruk tentang wabah, politik, bencana,
Read MorePseudologia Fantastica; Saat Berbohong Jadi Kebiasaan
Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – Pandangan mata Mbak Dita tampak sayu saat bibirnya menyeruput teh hangat di meja kerja saya. “Anak saya makin sering bohong. Dia bohong tuh kayak nggak ada rasa bersalahnya sama sekali.” Saya mengernyitkan dahi, turut prihatin. *Aduh, serius, Mbak? Bohong kayak gimana?” “Awalnya sih bohong hal-hal kecil. Pamit kerja kelompok
Read More

