Breaking News
- Kabar SekolahSantri Baitul Arqam Berlatih Bahasa Inggris di Unmuha
- HeadlineUncen Gandeng PT AM Jayapura Produksi AMDK
- NewsKP2KP Nunukan Gelar Sosialisasi Coretax di PNN
- NewsPohon Tumbang Timpa Kabel PLN di Unkhair
- HeadlineKolaborasi Global Unram Revitalisasi Gaharu di Senaru
- HeadlinePolije dan Pemkab Sabu Raijua Siapkan Prodi Manajemen Agribisnis
- NewsUMM Jadi Mitra UNESCO Kawal Misi Kelestarian Air
- NewsUM Store Tempati Lokasi Baru
- Guru MenulisMengenal 9 Kategori Gejala ADHD; Bukan Sekadar 3 Tipe
- HeadlineFood Truck Undip Sediakan Rp6 Miliar untuk Makan Siang Gratis
Kopi Luwak Nikmat dengan Bantuan Bakteri
mepnews.id – Belakangan ini, kopi luwak menjadi populer di kalangan penikmat kopi di dalam dan luar negeri. Cita rasa spesifik akibat proses fermentasi di saluran pencernaan binatang luwak menjadi daya tarik tersendiri. Produksi kopi luwak sangat bergantung dengan alam, yakni musim buah kopi, luas perkebunan, dan populasi luwak, sehingga sulit untuk memprediksi jumlah produksinya. Seiring
Read MoreBatang Pisang Fermentasi untuk Kambing dan Sapi
mepnews.id – Tim pengabdian Fakultas Peternakan Universitas Jambi (Unja) mengimplementasikan teknologi pakan inovatif berupa fermentasi batang pisang sebagai alternatif hijauan untuk ternak sapi. Kegiatan ini berlangsung di Desa Kota Baru, Kecamatan Geragai, Jambi. Prof Dr Ir Adriani Msi, ketua tim, menjelaskan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pengolahan pakan fermentasi dari batang
Read MoreAtasi Masalah Lingkungan, Limbah Ternak Diolah Jadi Pupuk
mepnews.id – Ada masalah lingkungan di Desa Beji Tengah, Batu, Jawa Timur. Banyak warga memelihara hewan ternak. Hewan-hewan ini menghasilkan limbah tumpukan kotoran yang mengeluarkan bau tak sedap dan mengganggu kenyamanan warga. Muncul juga kekhawatiran tentang kondisi tanah yang menyerap air dari kotoran ternak. “Kondisi ini juga ancaman potensial kesehatan hewan ternak,” ungkap Prof Dr
Read MorePakan Fungsional, Turunkan Tingkat Kematian Cempe
mepnews.id – Jumlah kelahiran anak kambing (cempe) di Indonesia cukup tinggi, namun tingkat kematiannya mencapai 25%. Sisanya 75% ibarat hidup segan mati tak mau. Padahal, cempe bisa dimanfaatkan sebagai bakal hewan sembelihan atau menjadi induk sehat yang dapat melahirkan banyak anak. Dr Ir Ahmad Wahyudi MKes IPU, dosen Program Studi Peternakan, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM),
Read More

