Breaking News
- HeadlineTurnamen Sepak Bola Rektor Uncen Cup VI Dibuka
- NewsMahasiswa UMJ dan Sobat Air Jakarta Sosialisasikan Fungsi RTB
- HeadlineUnhas Bikin Peta Digital Pala Tomandin Premium di Fakfak
- News40 Mahasiswa Ummi Terima Beasiswa Bercahaya 2026
- HeadlineMahasiswa Unand dan PNP Peringati 3 Tahun Thufan Al-Aqsa
- Guru MenulisOtak Mungkin Mengorbankan Ingatan demi Sesuatu yang Lebih Berharga
- NewsUNG Sambut Mahasiswa Asal Aljazair
- HeadlineBahu-membahu Lindungi Kampus UBB dari Karhutla
- NewsAksi Donor Darah di UIN Gus Dur
- HeadlineFH Unkhair dan Polres Ternate Perkuat Sinergi
Yuk, Waspada Doomscrolling…
mepnews.id – Semakin banyaknya konten yang berseliweran di media sosial, semakin banyak yang tidak bisa diandalkan kebenarannya, lebih-lebih saat beredar kabar buruk, secara langsung dan tak langsung membuat masyarakat pengguna merasa tidak pasti. Perasaan ini mendorong masyarakat pengguna media sosial terus mencari, membaca, atau menonton berbagai konten negatif. Padahal, kabar-kabar buruk tentang wabah, politik, bencana,
Read More

