Breaking News
- Guru MenulisMengapa Ada Pria Yang Terobsesi Makin Memperbesar Otot?
- NewsPERURI Benchmarking Teknologi Chip di Polibatam
- HeadlineSummer Course Biodiversitas Tropis untuk UGM, UTS dan ANU
- NewsKKN Unkhair Gelar Fun Trash Kampanyekan Pola Hidup Sehat
- Guru MenulisMengapa Anak Perlu Teman?
- FokusLewat Karate, Dr Septri Go Global
- HeadlineITS Luncurkan Desain Baru Mobil Formula Sapuangin untuk SAE Japan
- NewsDWP UIN Syekh Wasil Kediri Gelar Senam Sehat
- HeadlineBEM FF UMP Skrining Hemoglobin di Desa Kalisalak
- NewsPNM dan JICA Jajaki Kolaborasi Perkerataapian
Yuk, Waspada Doomscrolling…
mepnews.id – Semakin banyaknya konten yang berseliweran di media sosial, semakin banyak yang tidak bisa diandalkan kebenarannya, lebih-lebih saat beredar kabar buruk, secara langsung dan tak langsung membuat masyarakat pengguna merasa tidak pasti. Perasaan ini mendorong masyarakat pengguna media sosial terus mencari, membaca, atau menonton berbagai konten negatif. Padahal, kabar-kabar buruk tentang wabah, politik, bencana,
Read More

