mepnews.id – Kak Uchin adalah sosok penting di balik keceriaan anak-anak Kampung Dongeng Belida di Seruyan, Kalimantan Tengah. Ia tak pernah bosan mendongeng untuk menghibur anak-anak dan menanamkan nilai-nilai kebaikan.
Nama lengkapnya Norsin Kurniawati SPd. Wanita berusia 35 tahun ini biasa ditemani boneka Koko. Boneka bersosok anak lelaki bertopi ini punya mulut lebar yang bisa digerakkan sehingga terkesan bisa turut berbicara.
“Anak-anak membutuhkan ruang positif yang dapat membantu menanamkan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai karakter,” ucap Kak Uchin. “Maka dari itu, Kampung Dongeng Belida memberi wadah wisata imajinasi anak di Seruyan agar dapat membantu mereka bertumbuh dan berkembang maksimal.”
Kehadiran Kak Uchin selalu dinanti anak-anak dan para orang tua. Misalnya, saat kegiatan Kado Pekan Ceria ke-2 di base camp sementara Kampung Dongeng Belida Seruyan di depan halaman PMI Seruyan di Kuala Pembuang I pada Minggu 26 Mei 2023.
Kak Uchin tampil bersama Koko membawakan dongeng berjudul Keong & Kodok. Anak-anak, yang memenuhi ruang tampil, tampak serius menyimak dongeng itu. Sesekali mereka tertawa karena penampilan Koko dan Kak Uchin yang lucu.
Kado Pekan Ceria merupakan kegiatan rutin sejak 5 Januari 2023 saat Kampung Dongeng Belida Seruyan resmi berdiri. Kegiatan ini diadakan sebulan sekali di base camp sementara, terbuka untuk semua anak, dan tidak dipungut biaya atau gratis. Dalam kegiatan Kado Pekan Ceria, anak-anak bersama orang tuanya diajak seru-seruan.
”Kegiatan Pekan Ceria tidak hanya dilaksanakan di halaman markas PMI Seruyan sebagai base camp sementara, tetapi juga di berbagai tempat lain melalui kerjasama dengan instansi maupun komunitas tertentu,” kata pendongeng yang kesehariannya bekerja di SDN 3 Kuala Pembuang II itu.
Kampung Dongeng Belida Seruyan mempunyai program kegiatan rutin antara lain Pekan Ceria. Ini kegiatan yang dilaksanakan setiap akhir pekan. Rangkaian acaranya; Bermain Permainan Tradisional, Membaca Buku, Senam Kado, Dongeng, Eksperimen (sains), Kreativitas. Di akhir acara ada sesi foto bersama dengan anak-anak yang menunjukkan hasil kreasi mereka.
“Kampung Dongeng Belida Seruyan adalah tempat anak-anak bermain dan berwisata imajinasi. Orang tuanya juga diajak bermain supaya anak punya kesan baik dan mendalam bahwa ayah dan bundanya juga peduli pada mereka,” tutur Kak Uchin.
Kampung Dongeng Belida Seruyan adalah salah satu cabang Kampung Dongeng Indonesia yang digagas Kak Awam (Moch. Awam Prakoso) dan merupakan kampung dongeng pertama di Seruyan. Namun, Kado Belida Seruyan masih belum memiliki sarana prasarana serta pendanaan yang optimal untuk dapat menunjang berbagai program kegiatannya.
Kak Uchin berharap Kampung Dongeng Belida Seruyan mampu berkembang dan dapat memberi dampak kebermanfaatan hingga tersebar di daerah kecamatan bahkan pedesaan di Kabupaten Seruyan, dan mendapat dukungan penuh dari pihak pemerintah maupun swasta.
“Pendidikan ilmu pengetahuan dan penanaman nilai-nilai karakter pada anak akan tercapai jika kita dapat membangun kerjasama,” kata Kak Uchin. (Nopiar Rahman)
Biodata
Nama: Norsin Kurniawati SPd
Nama Panggilan: Kak Uchin
Lahir: Kuala Pembuang, 29 Januari 1988
Pendidikan: S-1 PGSD
Profesi: pendongeng, tenaga pengadministrasi SDN 3 Kuala Pambuang II
Organisasi:
- Ketua PW Forum Perpustakaan Sekolah dan Madrasah Indonesia Seruyan (FPSMI)
- Founder Kado Belida Seruyan
- Pengelola Perpustakaan Green Library SDN 3 Kuala Pembuang II
- Pengiat Kampung Dongeng (Kado) Belida Seruyan
- Pengiat Literasi & Perpustakaan Sekolah dan Madrasah Indonesia Seruyan


