Kenapa Orang Suka Nonton Film Horor Meski Takut?

Oleh: Esti D. Purwitasari

mepnews.id – “Mau nonton apa? Winnie The Pooh atau Scream VI?” saya menawari dua teman untuk nonton film horor produksi 2023.

“Yang buatan Indonesia, ada?” Wina malah nanya.

“Ada,” jawab saya. “Alena anak Ratu Iblis atau Perjanjian dengan Iblis?”

“Ah, Win, sukamu koq gitu, sih?” begitu komentar Riska.

Saat kami bertiga sedang asyik membicarakan rencana nonton film horor, seorang teman tiba-tiba nimbrung. “Ah, kalian itu aneh. Wong kalian semua pada penakut lha koq tega-teganya mau nonton film horor segala. Di mana nikmatnya nonton horor? Bagaimana kalian merasa bahagia jika sengaja nonton film yang menakutkan?”

………..

Pembaca yang budiman, saya sendiri juga heran. Jujur, saya juga lumayan penakut. Saat diajak, atau lebih tepatnya ‘dipaksa’ oleh suami ke Rumah Hantu di taman hiburan, berpuluh kalimat afirmasi saya lontarkan untuk mengatasi rasa takut. Nonton film horor juga sering membuat saya menutup mata dan telinga.

Tapi, pecinta film horor bisa mendapatkan secercah kesenangan meski sejatinya takut. Kesenangan seseorang terhadap film horor dapat dijelaskan lewat beberapa alasan.

Meski seseorang mungkin takut, ia dapat menikmati sensasi dan kegembiraan yang ditawarkan oleh film horor. Ia bisa merasa terlibat secara emosional dalam cerita yang menegangkan. Ia merasa adrenalin meningkat ketika tokoh di film menghadapi adegan-adegan menakutkan.

Bisa juga senang karena penasaran. Film horor seringkali memiliki plot yang menarik dan misteri yang membuat penonton penasaran. Orang penakut mungkin tertarik mengetahui bagaimana cerita berkembang dan bagaimana para tokoh menghadapi ketakutan mereka.

Secara mental, ada orang yang mengalami distorsi keamanan. Mereka menikmati sensasi film horor karena merasa aman secara fisik. Menonton film horor memberi mereka kesempatan untuk merasakan ketakutan dalam situasi yang terkendali. Ia sadar itu tidak nyata. Ia tahu itu hanya fiksi. Maka, ia yakin film horor tidak benar-benar mengancam keselamatannya sendiri, dan ia menikmati sensasinya dengan aman.

Menonton film horor juga dapat menjadi cara bagi seseorang untuk menghadapi dan mengatasi rasa takut dirinya sendiri. Dengan terpapar pada situasi yang menakutkan dalam film, ia dapat memperluas batasan kenyamanan dan mengatasi ketakutannya sendiri secara bertahap. Ia bisa belajar mengatasi rasa takut lewat nonton film.

Kalau kisah saya bersama dua teman di atas, itu karena efek sosial. Beberapa orang mungkin nonton film horor karena ajakan atau tekanan teman atau kelompok sosial. Mereka mungkin ingin terlibat dalam percakapan dan diskusi tentang film tertentu bersama orang lain dalam kelompok. mereka nekat nontot bahkan saat mereka sendiri penakut.

 

Facebook Comments

Comments are closed.