Manfaat Berkunjung ke Pemakaman

Oleh: Esti D. Purwitasari

mepnews.id – “Idiihhh, tempat pemakaman itu menakutkan. Banyak orang mati. Aku takut kerasukan. Terus, bisa juga kena virus Corona,” seorang kawan curhat kenapa ia enggan nyekar sebagaimana banyak dilakukan orang lain menjelan Ramadhan.

“Hahaha, ya tentu lah…pemakaman memang tempat peristirahatan terakhir seseorang setelah meninggal. Tapi, jangan salah. Beberapa pemakaman kini dikelola seperti taman. Bagus, tertata, indah. Kalau bagus seperti itu, rasanya pocong enggan keluar..?” saya membalasnya dengan bercanda.

…………

Pembaca yang budiman, ziarah ke pemakaman bisa bermanfaat tergantung pada keyakinan dan tujuan individu. Secara sosiologis dan psikologis, manfaat ziarah setidaknya bisa memperkaya bathin dan mempererat persaudaraan.

Ziarah kubur bisa diartikan sebagai penghormatan kepada orang yang telah meninggal. Ini dapat dianggap sebagai bentuk penghargaan pada almarhum/almarhumah. Ini juga dapat menunjukkan rasa hormat kepada keluarga yang ditinggalkan.

Mengunjungi makam juga dapat menjadi cara untuk mengenang memori tentang orang yang telah meninggal. Saat di makam, orang bisa merenungkan perjalanan hidup saat bersama orang yang telah meninggal. Membangkitkan memori ini bisa membuat peziarah merasa lebih dekat dengan yang diziarahi.

Secara personal, ziarah ke makam dapat memberikan waktu dan tempat untuk refleksi dan introspeksi diri. Orang bisa meluangkan waktu untuk merenungkan arti hidup dan mati lalu dapat lebih mensyukuri dan menghargai apa yang telah dijalani.

Karena beberapa makam dikelola seperti taman, ziarah bisa memberikan ketenangan. Kunjungan ke makam dapat membantu seseorang merasa lebih tenang dan damai karena suasana yang tenang itu. Suasana seperti itu dapat memberikan kesempatan untuk merenung atau berdoa.

Untuk mendapatkan manfaat optimal, ziarah ke makam tidak harus musiman dan bareng-bareng orang banyak. Jika datang setahun sekali pas menjelang Ramadhan, biasanya pemakaman dipenuhi peziarah lain. Konsentrasi kita bisa terganggu oleh ramainya orang.

Facebook Comments

Comments are closed.