MEPNEWS.ID, Ngawi – Sungguh mengejutkan dan membuat kita semua prihatin dalam kecelakaan Honda Mobilio yang mebarak Truk Tronton Parkir di pinggir jalan raya, Kota Ngawi, Kamis (12/1/2023).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB itu menewaskan 5 orang dan 3 orang lainnya kristis sedang dirawat di RSUD dr Widodo Ngawi.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Soekarno atau Ring Road Kandangan, Kota Ngawi membuat aparat kepolisian merasa prihatin.
Polres Ngawi menemukan sebotol minuman beralkohol sejenis Arjo (arak jowo) di dalam mobil Honda Mobilio AE 1403 KO.
Kasat Lantas Polres Ngawi, Iptu Achmad Fahmi Adiatma kepada wartawan mengungkapkan penemuan minuman keras itu ditemuka dokter saat memeriksa kondisi korban.
Menurut Iptu Achmad, minuman itu terselip di kantong salah satu korban kecelakaan, namun polisi belum memastikan apakah sang pengemudi dalam keadaan mabuk atau tidak.
“Memang benar ditemukan arak jokwo di jaket salah satu penumpang. Saat perawatan dokter memukan miras, ada dugaan kalau rombongan ini sedang mabuk,” ujarnya.
Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebelum mobil menabruk truk tronton, Mobilio sempat menabrak dua pohon trembesi.
Di sana ada goresan dan pecahan bagian mobil di dua batang pohon trembesi di dekat lokasi kejadian.
Menurut Achmad jarak titik pertama menabrak pohon sampai lokasi kejadian sekitar 91 meter.
“Ada bagian pecahan mobil yang kami temukan di dekat pohon yang ditabrak,” ungkap Achmad Fahmi.
ecelakaan itu terjadi diduga akibat pengemudi tidak waspada dengan kendaraan yang di depannya.
Mobil Honda Mobilio AE 1403 KO tiba-tiba menabrak truk tronton yang sedang parkir di pinggir jalan.
Akibatnya lima orang tewas seketika dan tiga lainnya kritis, sementara kendaraan bagian depannya hancur.
Menurut informasi dari tempat kejadian perkara (TKP) mobil itu ditumpangi sebanyak 8 orang melaju kencang dari arah Surabaya ke arah Ngawi dari arah Timur ke arah Barat.
Mobil melaju kencang dan tiba-tiba menabrak truk tronton N 8438 TL yang sedang parkir di pinggi jalan Kota Ngawi.
Saat persitiwa itu terjadi pengemudi truk Tronton, Suswanto Edi Chandra (34) warga Sumbergedang, Pandaan Pasuruan dan kernetnya sedang makan di sebuah warung tak jauh dari kejadian.
Korban kecelakaan diketahui dua laki-laki dan dua perempuan, korban meninggal langsung dibawa ke RSUD dr Soeroto.
Sementara untuk seorang korban meninggal lainnya di bawa ke RSUD dr Widodo termasuk tiga penumpang yang kritis juga di bawa ke RS yang sama.
Menurut dr Elfin Naimatul Hafidah seperti dilansir beritajatim.com ada 4 korban luka di bawa ke RSUD dr Widodo, salah satunya sudah meninggal dan 3 lainnya masih dalam perawatas, dengan kondisi kritis.
Korban yang berada di RSUD dr Widodo yang kondisinya kritis berjenis kelamin satu orang perempuan dan dua laki-laki.
Dari korban itu baru seorang yang jelas identitasnya yakni atas nama Anjas Qodar Sobeki (23) warga Tapan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. (*)


