Menikmati Danau Sunter, Kuliner UMKM dan Aktivitas Sehat

mepnews.id – Di sisi utara Jakarta, Danau Sunter menjadi saksi perjalanan panjang sistem pengairan yang memberi multi-manfaat. Dari rawa yang direklamasi menjadi ruang hidup, danau buatan seluas 33 hektare itu kini menjadi paru-paru rekreasi kota.

Tempat jet ski mencabik permukaan air, tempat anak-anak berlari di bawah pepohonan rindang di taman sampingnya, dan senja jatuh pelan seperti doa. Danau Sunter terus berevolusi menyeimbangkan diri dengan kebutuhan warga yang mencari hiburan, udara segar, atau sekadar ketenangan.

Sebagai sebagai destinasi rekreasi unggulan, Danau Sunter kini turut menjadi motor penggerak ekonomi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kawasan ini berhasil memadukan keunikan wahana hiburan air dengan geliat perdagangan lokal yang ramai, menciptakan ekosistem yang hidup dan saling menguntungkan.

Daya tarik utama Danau Sunter terletak pada beragamnya aktivitas yang ditawarkan kepada masyarakat. Ada jalur jogging yang diminati pekerja usai jam kantor, ada spot memancing, hingga atraksi populer seperti perahu boat, sepeda bebek, dan area bersepeda. Fasilitas lengkap ini menjadikan danau sebagai ruang publik yang sangat dinamis.

“Setiap sore habis pulang kerja saya jogging di sini. Banyak banget aktivitas warga Sunter. Ada yang mancing, main boat, naik bebek, sepedaan juga ada,” tutur Reza (25), salah seorang pengunjung rutin, menunjukkan betapa hidupnya fungsi ruang publik tersebut.

Keramaian pengunjung secara langsung membawa berkah bagi para pelaku UMKM yang menjajakan kuliner ringan hingga berat, serta jasa hiburan anak memadati area danau.

Roni (27), salah satu pedagang, mengaku pendapatannya meningkat berkat tingginya antusiasme pengunjung. “Saya sudah hampir dua tahun jualan di sini. Setiap hari ramai. Apalagi weekend sama libur nasional, ramai banget. Jualan saya habis, tinggal beberapa aja saking ramainya,” ungkap Roni.

Danau Sunter juga menjadi pilihan rekreasi keluarga yang sangat ekonomis. Yanto (38), yang datang bersama anak-istrinya, menikmati biaya hiburan yang terjangkau. “Saya setiap Sabtu-Minggu ke sini ngajak anak main. Siang saya ajak naik bebek air Rp25 ribu. Kadang juga dia suka ngelukis Rp10-15 ribuan,” jelasnya.

Dengan fasilitas memadai dan dukungan terhadap UMKM, Danau Sunter membuktikan bahwa ia mampu menjalankan peran ganda: sebagai paru-paru kota sekaligus pendorong kesejahteraan ekonomi mikro bagi masyarakat di sekitarnya. (Intan)

Facebook Comments

Comments are closed.