Oleh: Esti D. Purwitasari
mepnews.id – Selamat datang di tahun 2024. Biasanya, orang menyiapkan resolusi alias janji saat tahun baru. Misalnya, menurunkan berat badan empat kilogram, travelling ke tiga negara Asia Timur, masuk 10 besar mahasiswa terbaik, menambah cua hingga tiga digit, dapat pacar baru, atau yang lain-lain.
Meskipun semua resolusi itu mengagumkan, satu pertanyaan terbesar adalah bagaimana cara kita bisa mempertahankannya hingga betul-betul terwujud pada tahun itu juga? Faktanya adalah banyak resolusi yang hanya jadi ucapa di awal tahun namun gagal diwujudkan.
Beberapa alasan bagi kegagalan mencapai resolusi antara lain; resolusinya yang terlalu ambisius atau tidak realistis, tidak ada rencana jelas atau langkah-langkah konkret untuk mencapainya, kurang dukungan sosial dan finansial untuk mencapainya, hingga kehilangan motivasi karena kelelahan, ketidakpastian, atau bahkan perubahan prioritas hidup.
Lalu, bagaimana bisa menjaga dan mewujudkan resolusi pada tahun yang sama? Nih, tips berbasis bukti ilmiah yang bisa Anda terapkan.
- Buat kebiasaan
Kunci untuk mencapai tujuan jangka panjang adalah kebiasaan positif dan bukannya sekadar kemauan atau tekad. Ada enam penelitian melibatkan lebih dari 2.200 responden yang menunjukkan ‘kebiasaan bermanfaat’ lebih bisa membuat mereka akhirnya mencapai tujuan. Studi yang mencakup berbagai tujuan, dan rentang usia dari remaja hingga dewasa, itu menunjukkan pentingnya menciptakan rutinitas dan kebiasaan untuk mencapai kemajuan menuju tujuan.
Orang-orang yang bisa menciptakan rutinitas seputar perilaku yang menuju sasaran resolusi cenderung untuk fokus dan tidak terlalu memikirkan hal lain.
- Tentukan target terukur
Menetapkan sasaran spesifik berdasarkan angka terukur, misalnya berjalan 10.000 langkah sehari atau bonus Rp 500.000 per minggu, memudahkan orang memantau kemajuan dan meningkatkan motivasi. Penelitian besar terhadap 10 juta pelari maraton menggambarkan hal ini. Para peneliti menetapkan target waktu lari empat jam satu menit yang populer. Namun, lebih banyak pelari dalam penelitian ini yang menyelesaikan lari dalam tiga jam 59 menit. Hal ini terjadi karena para pelari mengetahui berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuan sehingga mereka tetap termotivasi. Ketika tahu sudah semakin dekat ke tujuan, mereka cenderung berusaha lebih keras mencapainya.
- Tetapkan sub tujuan lebih kecil untuk mencapai yang besar
Motivasi merupakan komponen utama yang mempengaruhi kemampuan kita mencapai tujuan. Orang biasanya lebih termotivasi ketika pertama kali menetapkan resolusi, namun mulai kehilangan semangat ketika mencapai pertengahan. Biasanya, kegagalan diawali dari kondisi ini. Beruntung jika motivasi muncul kembali ketika sudah mendekati tujuan. Nah, strategi untuk menghindari masalah di pertengahan ini adalah dengan menciptakan sejumlah sub tujuan lebih kecil, atau penanda, yang membantu menyegarkan motivasi. Misalnya, jika Anda punya resolusi menurunkan berat badan 15 kilo tahun ini, maka tetapkan target untuk menurunkan tiga kilo setiap bulan. Di awal setiap bulan, Anda mengejar tujuan baru untuk menghasilkan motivasi baru. Maka, nggak sampai setahun, penurunan 15 kilo inshaAllah bisa dicapai.
Pembaca yang budiman, resolusi memang bisa menjadi cara ampuh untuk membuat perubahan jalan hidup. Masalahnya, kita jarang bisa cukup konsisten untuk mewujudkannya. Maka, mengikuti tiga strategi berbasis bukti ilmiah di atas adalah cara terbaik untuk memastikan Anda mencapai tujuan.


