mepnews.id – Di Jakarta Utara, ada kuliner yang belakangan ramai dibicarakan: Baso Geprek Bang Boy, di jalan Pinang, Lagoa, Kecamatan Koja. Bukan hanya karena pedasnya yang bikin keringetan, tapi karena cara jualannya yang unik.
Arya, sang penjual, melakukan live streaming di TikTok sambil menyiapkan pesanan. Dari sini, rasa penasaran calon konsumen muncul. Tak pelak, baso geprek ini jadi kuliner viral yang diburu banyak orang karena penasaran dengan rasa pedasnya.
Sistem pemesanan Baso Geprek Bang Boy beda dengan bakso pada umumnya. Pembeli hanya bisa pesan secara online saat penjual live di TikTok pukul 19.00 hingga 21.00. Begitu live selesai, penjual menutup pesanan online dan fokus melayani pelanggan yang datang langsung ke lokasi.
“Abang nerima orderan online sejak mulai live sampe jam 9 malam. Kebetulan tadi mulai live jam 7 malam. Di luar itu, abang nggak nerima pesanan lagi,” jelas Arya.
Meski lokasinya di kawasan Cipuncang, yang memesan lewat live tidak hanya dari Koja atau Semper. Banyak juga yang datang dari Rorotan, Kemayoran, bahkan ada yang rela datang jauh-jauh dari Depok untuk mencicipi baso geprek pedas viral ini.
Pembeli juga sering kehabisan karena ramainya peminat.
“Beberapa kali saya ke sini mau beli, tapi basonya selalu habis. Alhamdulillah sekarang ini masih ada,” ujar Tia (23) yang berhasil mendapatkannya.
Nisa (18) mengaku sistem pemesanan lewat live justru memudahkan. “Aku dari Rorotan. Tadi udah pesen lewat live. Terus, jam 8 aku ambil basonya. Pas aku sampai, udah disiapin sama abangnya. Tinggal bayar aja,” katanya.
Dengan sambal pedas khas, cara jualan modern lewat TikTok, serta sistem pemesanan yang membuat orang merasa seperti ‘ikut antre virtual’, Baso Geprek Bang Boy berhasil jadi salah satu kuliner viral yang diburu banyak orang di Jakarta Utara. (intan)



POST A COMMENT.