Cium Kaos Pasangan agar Bisa Tidur Nyenyak

Oleh: Esti D. Purwitasari

mepnews.idMbak, aku mau cerita. Janji jangan ketawa, ya…” kata Lina.

“Hahaha,” saya merespon. “Kau belum cerita aja udah bikin saya ketawa. Ayo, cerita.”

“Jadi, saya punya kebiasaan aneh.”

“Makan kelereng?”

“Hah, bukan! Gini, lho… Saat suamiku tugas luar kota, aku bisa tidur nyenyak kalau ada kaos bekas keringetan suamiku.”

“Hahaha.”

“Nah, kan? Tertawa lagi…”

“Hahaha, iya. Bukan mentertawakanmu yang berperilaku begitu. Saya tertawa justru apa yang kau lakukan itu sebenarnya wajar saja.”

…………..

Pembaca yang budiman, wajar jika Lina merasa perilaku tidurnya agak aneh. Wajar juga jika beberapa orang lain menanggap perilaku Lina itu aneh. Tapi, buat saya itu hal biasa saja karena memang ada sejumlah temuan penelitian terkait aroma pasangan yang membuat tidur lebih nyenyak.

Umumnya orang dewasa tidur bersama pasangan di tempat tidur. Mungkin awalnya perlu penyesuaian. Namun, lama-lama, itu menjadi rutinitas dan kebiasaan. Orang bisa terbiasa dengan irama malam, gerakan, suara, dan lain-lain dari pasangan. Asalkan semua cukup sehat dan tenang, tidur malam nyenyak bisa dinikmati bersama pasangan.

Setelah terbiasa di tempat tidur, lalu Anda terpisah dengan pasangan karena harus pergi ke tempat jauh beberapa hari. Lalu, apa yang terjadi? Saat mencoba tidur, tiba-tiba ada rasa aneh yang berbeda. Perasaan itu kadang membuat Anda jadi tidak bisa tidur. Apakah karena tiba-tiba ada ruang kosong di tempat tidur? Apakah karena tidak ada gerakan atau suara yang biasanya ada? Atau, karena perubahan aroma? Nah, peneliti Marlise K. Hofer dan Frances S. Chen  dari University of British Columbia di Amerika Serikat berusaha memahami peran aroma pasangan terhadap tidur.

Ketertarikan mereka itu didasarkan penelitian sebelumnya bahwa aroma tubuh pasangan dapat memiliki efek menenangkan. Dalam situasi menegangkan, bau badan pasangan dapat menurunkan respons stres seseorang dan mengurangi tekanan yang dirasakan. ‘Aroma keamanan‘ ini dapat memicu respons parasimpatis yang menurunkan ketegangan dan meningkatkan ketenangan.

Jika bau badan pasangan dapat menurunkan tingkat stres, apakah dapat juga membuat tidur malam lebih nyenyak meski berada di tempat terpisah?

Untuk menjawab pertanyaan ini, Hofer dan Chen merekrut 155 peserta penelitian dengan riwayat tidur berpasangan normal. Peserta diminta mengenakan pelacak tidur di pergelangan tangan, dan tidur sendirian. Sebagai tambahan, mereka juga diminta mengganti sarung bantal dengan kaus oblong berbeda pada empat malam berbeda.

Nah, ini kunci eksperimennya. Pada dua hari pertama, kaus oblong itu tidak diberi aroma. Netral saja. Kaus oblong ini berfungsi sebagai ‘kontrol’. Kemudian, pada dua hari berikutnya, peserta diberi kaus oblong yang sebelumnya telah dikenakan pasangan mereka masing-masing.

Sebagai catatan, para peserta ini tidak diberi tahu apa yang terjadi dengan kaos-kaos oblong itu sebelumnya. Mereka hanya diminta memasang kaos oblong itu sebagai pengganti sarung bantal. Lalu, setiap pagi, peserta penelitian diminta menilai kualitas tidur yang mereka rasakan.

Penilaian ini ditabulasi oleh tim peneliti. Hasilnya? Aroma pasangan benar-benar memengaruhi tidur peserta penelitian. Ada perbedaan nyata antara kualitas tidur pada dua malam pertama dengan dua malam terakhir. Tentu, tidur dengan aroma kaos oblong pasangan jadi lebih nyenyak.

Lewat laporan penelitian, Hofer dan Chen menjelaskan aroma pasangan memang bermanfaat bagi tidur yang efektif meski orang yang tidur tidak menyadarinya. Jika dikembangkan lebih lanjut, hasil penelitian ini menawarkan strategi mudah untuk meningkatkan kualitas tidur bagi pasangan yang sedang berpisah saat biasanya tidur di ranjang yang sama.

Nah, jika Anda yang bepergian sendirian, jangan lupa bawa kaus atau pakaian yang kemarin dipakai pasangan. Taruh di dekat bantal saat mau tidur di tempat lain. Jika Anda di rumah dan pasangan Anda yang bepergian, coba ganti sarung bantal Anda dengan kaos yang kemarin dikenakan pasangan. Atau, gunakan saja bantal pasangan Anda untuk tidur malam. Dengan tidur sambil mencium aroma pasangan, inshaAllah njenengan dapat tidur lebih nyenyak.

Facebook Comments

Comments are closed.