mepnews.id – Sebanyak 78 Taruna Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) Angkatan 71 Korps Pelaut tengah menjalani latihan Praktek Pelayaran (PEK). Pelayaran menuju Manila, Filipina, dimulai 8 Oktober 2024 dari Jepang.
Dikabarkan situs resmi aal.ac.id, pelayaran dengan KRI Bima Suci ini bukan hanya bagian penting dari program pendidikan, namun juga menjadi langkah strategis memperkuat kerja sama maritim antara Indonesia dan Filipina.
Dipandu Letnan Dua Laut (T) Kevin Eklesia Bombokang, Perwira Divisi Mesin dan Bahan Bakar (PADIV MB) di KRI Bima Suci, para taruna memperdalam pengetahuan dan keterampilan navigasi laut. Latihan ini juga memberikan kesempatan untuk membangun pengalaman berlayar di perairan internasional.
Letda Kevin, sebagai instruktur, berperan penting dalam memastikan kelancaran latihan dan membantu para taruna mengaplikasikan teori yang telah mereka pelajari di kampus AAL ke dalam praktik nyata.
Latihan lintas negara ini diharapkan memberikan pengalaman berharga bagi para taruna dalam menjalani kehidupan sebagai calon perwira TNI AL profesional dan tangguh. Mereka belajar tentang pentingnya kolaborasi internasional dalam menjaga keamanan maritim dan membangun hubungan yang erat dengan negara-negara tetangga.
Dengan pelatihan ini, diharapkan para Taruna Angkatan 71 Korps Pelaut siap menghadapi tantangan di masa depan dan mampu berperan aktif dalam menjaga keamanan maritim di kawasan perairan Indonesia.


