Oleh: Esti D. Purwitasari
mepnews.id – Ibu mertua saya sudah berusia lanjut. Hampir tiap hari, ia suka memetik bunga dari halaman rumah. Yang beraroma harum, terutama melati, ia tebar di tempat tidurnya. Boleh dikata, tiap hari tidurnya selalu ditemani aroma bunga.
“Aneh. Apa kasurnya nggak jadi kotor?” begitu komentar seorang anak zaman sekarang ketika saya ceritakan hobi ibu saya itu.
“Hiii….baunya pasti horor,” begitu komentar anak lainnya.
…………
Pembaca yang budiman, apakah Anda juga terbiasa menebar bunga dan menghirup aroma wangi di tempat tidur? Rasulullah saja juga suka menaburkan wangi-wangian. Kita juga, kan?
Meski sebagian kaum muda punya imaji bermacam-macam soal aroma bunga di tempat tidur, studi ilmiah mutakhir menunjukkan manfaatnya bagi otak kaum usia lanjut. Ketika aroma harum tercium di kamar tidur dua jam setiap malam selama enam bulan, daya ingat para lansia langsung melejit.
Kesimpulan ini didapat dari penelitian para pakar syaraf di University of California, Amerika Serikat. Peserta penelitian yang menghirup aroma wangi di kamar tidurnya mengalami peningkatan kapasitas kognitif 226% dibandingkan dengan kelompok kontrol. Dengan temuan ini, bisa dikembangkan teknik non-invasif untuk memperkuat memori dan berpotensi mencegah pikun.
Penelitian di UCI Center for the Neurobiology of Learning & Memory ini melibatkan pria dan wanita berusia 60 hingga 85 tahun tanpa gangguan memori. Para peserta penelitian diberi diffuser dan tujuh kartrid yang masing-masing berisi satu minyak alami berbeda. Satu kelompok mendapat minyak wangi berkekuatan penuh. Kelompok kontrol diberi minyak dalam jumlah jauh lebih kecil. Peserta memasukkan kartrid berbeda ke dalam diffuser setiap malam sebelum tidur, dan diaktifkan dua jam saat mereka tidur.
Hasilnya, kelompok yang mendapat aroma penuh menunjukkan peningkatan kinerja kognitif 226% dibandingkan dengan kelompok kontrol yang mendapat sedikit minyak wangi. Kinerja kognitif ini diukur dengan tes daftar kata yang biasa digunakan untuk mengevaluasi memori.
Selain itu, hasil pencitraan otak mengungkapkan integritas lebih baik di jalur yang disebut fasikulus uncinate kiri. Jalur ini menghubungkan lobus temporal medial ke korteks prefrontal yang berfungsi dalam pengambilan keputusan. Jalur ini biasanya menjadi kurang kuat seiring bertambahnya usia.
Dalam penelitian, peserta dengan minyak wangi kapasitas penuh juga melaporkan tidur lebih nyenyak.
Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa hilangnya kapasitas penciuman atau kemampuan untuk mencium dapat memprediksi perkembangan hampir 70 penyakit saraf dan kejiwaan. Ini termasuk Alzheimer, demensia Parkinson, skizofrenia, hingga alkoholisme. Bukti diperkuat dengan hubungan antara kehilangan penciuman karena COVID dan penurunan kognitif selanjutnya.
Para peneliti sebelumnya juga telah menemukan bahwa pemaparan 40 bau wangi berbeda dua kali sehari selama periode waktu tertentu bisa meningkatkan ingatan dan keterampilan bahasa pada orang pikun tingkat sedang, bisa juga meredakan depresi dan meningkatkan kapasitas penciuman mereka.
Nah, Tim UCI di Amerika Serikat lalu memutuskan untuk mencoba mengubah pengetahuan ini menjadi alat melawan demensia yang mudah dan yang non-invasif.
“Kenyataannya, saat manusia berusia di atas usia 60 tahun, indra penciuman dan kognisi mulai menurun,” kata Michael Leon, profesor neurobiologi dan perilaku yang terlibat dalam penelitian ini. “Tetapi, jelas tidak realistis untuk berpikir bahwa orang dengan gangguan kognitif dapat membuka, mengendus, dan sekaligus menutup 80 botol aroma setiap hari. Ini sulit, bahkan juga sulit bagi mereka yang tidak pikun.”
Cynthia Woo, penulis hasil penelitian, mengatakan, “Itulah sebabnya kami mengurangi jumlah aroma menjadi hanya tujuh dan memaparkan pada peserta hanya satu setiap kali. Kami tidak memaparkan beberapa aroma secara bersamaan seperti dalam proyek penelitian sebelumnya. Dengan memungkinkan orang menikmati aroma saat tidur, kami menghilangkan kebutuhan untuk menyisihkan waktu beberapa untuk bangun malam.”
Jadi, ada banyak manfaat jika kita menebar aroma wangi di tempat tidur setiap hari. Kalau merasa tak nyaman dengan bunga melati, sekarang banyak parfum semprot yang lebih praktis.


