Menambah Nilai Kacang Umpet Gunungkidul

mepnews.id – Bumi kawasan Gunungkidul di Yogyakarta terkenal menghasilkan kacang tanah. Produk ini memiliki bermanfaat kesehatan antara lain mengurangi risiko kanker, mencegah pembentukan batu empeduuntuk menjaga kesehatan jantung, mengendalikan kadar gula darah serta membantu menurunkan berat badan.

Masyarakat setempat biasanya mengolah kacang tanah hanya dengan direbus atau digoreng. Namun, untuk meningkatkan nilai ekonomis, mahasiswa KKN Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta di Dusun Kepuh, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, mengolahnya menjadi produk berbeda; kacang umpet.

Afifah Nur Adila, Ketua Kelompok KKN Vokasi Kepuh, menjelaskan kacang tanah merupakan salah satu kekayaan pangan lokal yang melimpah di KepuhProduksi kacang umpet ini diinisiasi ibu-ibu Dusun Kepuh yang tergabung dalam UMKM Amanah,” kata Afifah.

Pelaksanaan produksi UMKM ini masih terbilang sederhana. Masih menggunakan peralatan manual pada tahapan pembentukan kulit pangsit dan pengemasannya. Produksi kacang umpet hanya memiliki satu varian rasa, yaitu manis. Kelompok KKN Vokasi kelompok 3 berinisiatif menambah varian rasa menjadi pedas-manis. 

Putri Ayuning Purnama Sari, salah satu mahasiswa KKN, mengungkap resep yang digunakan dalam pembuatan kacang umpet rasa pedas manis. Bahan kulitnya menggunakan tepung terigu, tepung kanji, garam, minyak goreng, dan air hangat.  Bahan pembuatan varian rasa pedas manis menggunakan cabai merah, bawang merah, gula merah, dan garam. 

Untuk bahan kulit, diperlukan 500 gr tepung gandum40 gr tepung kanji, garam secukupnya, penyedap secukupnya3 – 4 sdm minyak goreng dan 300 ml air panas. Untuk campuran hingga adonan empuk, bahan isian kacang disangrai terlebih dahulu agar tidak meletup-letup. Untuk bahan perasa manis, perlu 200 gr gula dan 300 ml air panas. Untuk bahan perasa manis pedas perlu 100 gram cabai merah, 5 siung bawang putih5 siung bawang merah3 buah gula merah, air asam Jawa secukupnya, daun jeruk secukupnya, garam 1 ½ sdm dan gula pasir 3 sdm.

Bagaimana cara membuatnya? Sangrai kacang tanah, lalu sisihkan. Sementara itu, buat adonan kulit. Pipihkan menggunakan penggiling dan potong adonan kulit menjadi bagian persegi kecil. Ambil satu potongan kulit, lalu masukkan kacang. Gulung kulit isi kacang secara diagonal. Olesi ujung kulit dengan air untuk merekatkan.

Ulangi hingga adonan kulit habis lalu goreng kacang umpet bersama dengan larutan gula hingga mengering. Kacang umpet siap dikonsumsi.

Di samping pembuatan inovasi rasa kacang umpet, kelompok KKN UNY juga memberikan pendampingan dalam pembuatan foto produk. Produk dikemas menggunakan packaging lebih menarik berupa toples serta ditambah stiker atau label produk dengan mencantumkan desain logo yang dibuat untuk meningkatkan nilai jual. 

Kepala Dukuh Kepuh, Slamet, merasa gembira dengan pelatihan oleh para mahasiswa ini. Menurutnya, selama ini pembuatan kacang umpet UMKM Amanah hanya menunggu pesanan sehingga berproduksi tentatif. Ia berharap pelatihan ini membuat UMKM Amanah dapat kontinyu memproduksi kacang umpet sehingga menambah pendapatan warga.

Mahasiswa yang KKN di desa ini adalah Amita Rojaina RosyifaAstie Janati AliyahDianita Rizki UtamiFarah AzizahMuarifa Alfiana MunawarohOscar Pasca AlvinPutri Ayuning Purnama SariSiti Aisyah Sekar Arum, Sri Rahma Diandra Sufi dan Yumna Amru Pranovta yang semuanya dari prodi D4 Teknik Boga Fakultas Vokasi Kampus UNY Gunungkidul. (Dedy)

Facebook Comments

Comments are closed.